PRABOWO: “APARAT TAK BERES, VIDEO SAJA!” — SOROTAN “JANGAN SOTTA-SOTTA” DI POLRESTABES MAKASSAR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR — Pesan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat berani mengawasi aparat menjadi sorotan di tengah dugaan persoalan etika dalam pelayanan pelaporan di Satreskrim Polrestabes Makassar.

Prabowo meminta masyarakat yang menemukan tindakan aparat yang dinilai tidak sesuai ketentuan untuk merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler dan melaporkannya.

“Rakyat kita sudah punya gadget semua, kalau ada kelakuan aparat yang tidak beres, saya minta rakyat video, langsung video. Jangan kau melawan, jangan dilawan, video saja, lapor langsung ke saya.”

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo pada Rabu, 20 Mei 2026. Ia juga memerintahkan jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih melakukan pembenahan serta menindak pihak yang melakukan pelanggaran.

“Jangan ragu-ragu. Yang melanggar, tindak.”

Pesan tersebut menjadi relevan dengan munculnya sorotan terhadap pelayanan di Satreskrim Polrestabes Makassar.

DUGAAN UCAPAN “JANGAN SOTTA-SOTTA!”

Seorang pendamping hukum, Andi Alfian, S.H., mengaku mendapat ucapan yang dinilainya tidak etis saat mendampingi klien di lantai dua Polrestabes Makassar, Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 17.45 WITA.

Ucapan yang dipersoalkan:

“Jangan sotta-sotta!”

Menurut keterangan pihak terkait di lokasi, ucapan tersebut diduga disampaikan seorang anggota Reskrim yang disebut bernama Nelson.

Namun, identitas lengkap, pangkat, jabatan, serta konteks kejadian masih perlu dikonfirmasi kepada Polrestabes Makassar.

Penyebutan nama tersebut bukan kesimpulan bahwa yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran etik. Informasi masih berupa dugaan dan terbuka untuk klarifikasi serta hak jawab.

ANDI ALFIAN: SAYA SEDANG MENDAMPINGI KLIEN

Andi Alfian menegaskan dirinya berbicara bukan untuk mencari perhatian maupun memancing keributan.

“Saya berbicara bukan karena ingin sotta-sotta atau mencari perhatian. Saya sedang mendampingi klien.”

Menurutnya, pendamping hukum memiliki tanggung jawab menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan hukum klien.

Ia pun mengajukan pertanyaan yang lebih luas:

“Kalau didampingi pengacara saja begitu, bagaimana yang datang sendiri?”

Menurut Andi, masyarakat yang datang ke kantor polisi belum tentu memahami hukum, prosedur maupun hak-haknya. Karena itu, pelayanan kepolisian harus memberikan rasa aman dan kepercayaan.

TEGAS BOLEH, ETIKA JANGAN HILANG

Andi Alfian menyatakan tetap menghormati institusi Polri dan memahami kewenangan aparat dalam menjalankan tugas.

Namun, menurutnya, ketegasan tidak boleh berubah menjadi sikap yang merendahkan.

Penegakan hukum membutuhkan ketegasan. Pelayanan publik membutuhkan etika. Keduanya tidak boleh dipertentangkan.

Polisi memiliki kewenangan, tetapi kewenangan tersebut tetap harus dijalankan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

PESAN PRABOWO: JANGAN MELAWAN, DOKUMENTASIKAN

Pernyataan Presiden Prabowo juga menegaskan satu prinsip penting: masyarakat tidak dianjurkan menghadapi aparat dengan perlawanan.

Jika menemukan dugaan tindakan yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat diminta mendokumentasikan dan melaporkannya melalui jalur yang tepat.

Rekaman bukan vonis. Dokumentasi bukan pengadilan.

Tetapi bukti dapat menjadi bahan pemeriksaan apabila terdapat dugaan pelanggaran.

REGULASI MEMBERI RUANG PENGAWASAN

UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menempatkan Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Sementara Perpol Nomor 7 Tahun 2022 mengatur Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Mekanisme pengaduan masyarakat juga diatur melalui Perpol Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Pengaduan Masyarakat di Lingkungan Polri, termasuk pengaduan terkait pelayanan, dugaan penyimpangan perilaku, penyalahgunaan tugas dan wewenang, serta proses penegakan hukum.

Dengan demikian, apabila terdapat saksi, rekaman atau bukti pendukung lainnya, persoalan dapat disampaikan melalui mekanisme resmi agar diperiksa secara objektif.

POLRESTABES MAKASSAR DITUNGGU KLARIFIKASINYA

Persoalan ini tidak seharusnya diputuskan melalui opini publik.

Polrestabes Makassar perlu memberikan penjelasan mengenai identitas anggota yang disebut, kronologi kejadian, serta konteks ucapan yang dipersoalkan.

Klarifikasi penting bukan hanya untuk kepentingan masyarakat, tetapi juga untuk memberikan ruang pembelaan kepada anggota yang disebut.

Jika benar terjadi pelanggaran, proses etik harus berjalan. Jika tidak, fakta juga harus dipulihkan.

KETIKA MASYARAKAT MENGAWASI, APARAT HARUS SIAP DIAWASI

Pada akhirnya, persoalan ini bukan sekadar tentang kalimat “Jangan sotta-sotta!”

Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat diperlakukan ketika datang mencari keadilan.

Masyarakat tidak membutuhkan perlakuan istimewa.

Mereka membutuhkan pelayanan yang profesional, komunikasi yang santun dan kepastian bahwa hukum bekerja tanpa intimidasi.

Pesan Presiden Prabowo jelas:

“Jangan kau melawan, jangan dilawan, video saja.”

Maka masyarakat dapat mengawasi tanpa kekerasan.

Aparat dapat menjalankan kewenangan tanpa kehilangan etika.

Dan institusi dapat menjaga wibawa melalui transparansi serta akuntabilitas.

Sebab wibawa kepolisian bukan lahir dari rasa takut masyarakat, melainkan dari kepercayaan bahwa setiap kewenangan dijalankan untuk melindungi, melayani dan menegakkan hukum secara adil.

SATUBERITA.ONLINE
Berita Tajam, Fakta Teruji, Publik Terlayani.

Berita Terkait

Breaking News: Tahanan Tewas di Sel Polsek Kajang
DUMAS SEBA-SEBA MASUK BARESKRIM, SETNEG TEREGISTRASI: WARGA BERTANYA, “POLISI BERSAMA MASYARAKAT” KE MANA?
Di Mabes “Polisi Bersama Masyarakat”, di Perbatasan Lutim–Morowali Bersama Siapa?
Kapolda Sulsel–Sulteng Berganti, PJI Soroti Kepastian Hukum Laporan Masyarakat
Diduga Illegal Mining, Warga Blokade Aktivitas Pertambangan PT Vale Indonesia Tbk di Seba-Seba
IBAS-PUSPA Lagi di Mana? “Janci Mutaroe” Loeha Raya, Janji Politik yang Kini Menunggu Pembuktian
Karang Taruna Towuti Klaim Punya Bukti Autentik, Aktivitas PT Vale di Seba-Seba Terindikasi Ilegal?
Dari Ujung Badik ke Moncong Buldoser: Merah Putih Tumbang! Warga Perbatasan Pertanyakan Pengakuan sebagai Bagian dari NKRI
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Breaking News: Tahanan Tewas di Sel Polsek Kajang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:53 WIB

DUMAS SEBA-SEBA MASUK BARESKRIM, SETNEG TEREGISTRASI: WARGA BERTANYA, “POLISI BERSAMA MASYARAKAT” KE MANA?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Di Mabes “Polisi Bersama Masyarakat”, di Perbatasan Lutim–Morowali Bersama Siapa?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Kapolda Sulsel–Sulteng Berganti, PJI Soroti Kepastian Hukum Laporan Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 15:46 WIB

Diduga Illegal Mining, Warga Blokade Aktivitas Pertambangan PT Vale Indonesia Tbk di Seba-Seba

Berita Terbaru

Berita

Breaking News: Tahanan Tewas di Sel Polsek Kajang

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:32 WIB

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

article 48666670301

article 48666670302

article 48666670303

article 48666670304

article 48666670305

article 48666670306

article 48666670307

article 48666670308

article 48666670309

article 48666670310

article 48666670311

article 48666670312

article 48666670313

article 48666670314

article 48666670315

article 48666670316

article 48666670317

article 48666670318

article 48666670319

article 48666670320

article 48666670321

article 48666670322

article 48666670323

article 48666670324

article 48666670325

article 48666670326

article 48666670327

article 48666670328

article 48666670329

article 48666670330

article 48666670331

article 48666670332

article 48666670333

article 48666670334

article 48666670335

article 48666670336

article 48666670337

article 48666670338

article 48666670339

article 48666670340

article 48666670341

article 48666670342

article 48666670343

article 48666670344

article 48666670345

article 48666670346

article 48666670347

article 48666670348

article 48666670349

article 48666670350

article 48666670351

article 48666670352

article 48666670353

article 48666670354

article 48666670355

article 48666670356

article 48666670357

article 48666670358

article 48666670359

article 48666670360

noticias 000000031

noticias 000000032

noticias 000000033

noticias 000000034

noticias 000000035

noticias 000000036

noticias 000000037

noticias 000000038

noticias 000000039

noticias 000000040

noticias 000000041

noticias 000000042

noticias 000000043

noticias 000000044

noticias 000000045

noticias 000000046

noticias 000000047

noticias 000000048

noticias 000000049

noticias 000000050

noticias 000000051

noticias 000000052

noticias 000000053

noticias 000000054

noticias 000000055

noticias 000000056

noticias 000000057

noticias 000000058

noticias 000000059

noticias 000000060

noticias 000000061

noticias 000000062

noticias 000000063

noticias 000000064

noticias 000000065

noticias 000000066

noticias 000000067

noticias 000000068

noticias 000000069

noticias 000000070

noticias 000000071

noticias 000000072

noticias 000000073

noticias 000000074

noticias 000000075

noticias 000000076

noticias 000000077

noticias 000000078

noticias 000000079

noticias 000000080

noticias 000000081

noticias 000000082

noticias 000000083

noticias 000000084

noticias 000000085

noticias 000000086

noticias 000000087

noticias 000000088

noticias 000000089

noticias 000000090

noticias 000000091

noticias 000000092

noticias 000000093

noticias 000000094

noticias 000000095

noticias 000000096

noticias 000000097

noticias 000000098

noticias 000000099

noticias 000000100

noticias 000000101

noticias 000000102

noticias 000000103

noticias 000000104

noticias 000000105

noticias 000000106

noticias 000000107

noticias 000000108

noticias 000000109

noticias 000000110

noticias 000000111

noticias 000000112

noticias 000000113

noticias 000000114

noticias 000000115

noticias 000000116

noticias 000000117

noticias 000000118

noticias 000000119

noticias 000000120

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

article 88666670351

article 88666670352

article 88666670353

article 88666670354

article 88666670355

article 88666670356

article 88666670357

article 88666670358

article 88666670359

article 88666670360

article 88666670361

article 88666670362

article 88666670363

article 88666670364

article 88666670365

article 88666670366

article 88666670367

article 88666670368

article 88666670369

article 88666670370

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

informasi terbaru kabupaten belu 00000051

informasi terbaru kabupaten belu 00000052

informasi terbaru kabupaten belu 00000053

informasi terbaru kabupaten belu 00000054

informasi terbaru kabupaten belu 00000055

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

news-1701