SPBU 74.925.39 Caile Kembali Disorot, IMM Bulukumba Desak APH Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Pertalite

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULUKUMBA, SULAWESI SELATAN — SATUBERITA.ONLINE — Sorotan terhadap penyaluran Pertalite di SPBU 74.925.39 Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, kembali mengemuka.

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Bulukumba menyebut dugaan penyimpangan distribusi BBM tersebut kembali ditemukan pada Minggu (16/8/2026).

Bagi IMM, ini bukan lagi sekadar persoalan antrean atau aktivitas pembelian BBM di tingkat konsumen. Organisasi mahasiswa tersebut meminta aparat penegak hukum membongkar secara menyeluruh bagaimana pola distribusi BBM berlangsung dari SPBU hingga setelah keluar dari titik penyaluran.

Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik PC IMM Bulukumba, Revais Lesnusa, menyebut persoalan SPBU tersebut telah menjadi sorotan kedua IMM.

“Ini adalah teguran dan peringatan kedua dari IMM Bulukumba untuk SPBU 74.925.39 Caile,” tegas Revais.

Dugaan yang Disorot Bukan Sekadar Pelangsir

IMM menyoroti sejumlah dugaan pola yang dinilai perlu diperiksa, antara lain pembelian Pertalite secara berulang dalam jumlah tidak wajar, penggunaan kendaraan atau identitas yang diduga tidak sesuai, pengangkutan menggunakan jeriken, hingga dugaan penjualan kembali ke luar daerah.

Namun IMM menegaskan, seluruh dugaan tersebut harus diuji melalui pemeriksaan dan pembuktian.

Karena itu, IMM tidak ingin proses pengawasan hanya berhenti pada orang yang ditemukan membawa jeriken atau melakukan pembelian berulang.

Menurut Revais, jika terdapat indikasi penyimpangan, aparat harus melihat rantai distribusi secara utuh.

“Pemeriksaan tidak boleh hanya berhenti pada sopir atau pelangsir di lapangan. APH bersama BPH Migas dan Pertamina harus mengusut tuntas seluruh rantai distribusinya,” ujarnya.

Pertanyaan Besarnya: Ke Mana BBM Itu Mengalir?

Desakan IMM tersebut membawa persoalan pada pertanyaan yang lebih fundamental.

Jika benar terjadi pembelian berulang dalam jumlah tertentu, siapa yang membeli? Dengan kendaraan apa? Menggunakan identitas siapa? Bagaimana transaksi tersebut tercatat? Berapa volume BBM yang keluar? Dan yang paling penting, ke mana Pertalite tersebut setelah meninggalkan SPBU?

Pertanyaan-pertanyaan itu hanya dapat dijawab melalui pemeriksaan berbasis data.

Mulai dari pencatatan penjualan, data kendaraan, pola transaksi, stok BBM, rekaman CCTV, hingga mekanisme pengawasan internal SPBU.

Jika terdapat selisih antara stok, transaksi dan distribusi, maka selisih tersebut semestinya menjadi pintu masuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pertalite dan Persoalan Regulasi

Dalam pemberitaan mengenai Pertalite, istilah “BBM bersubsidi” juga perlu digunakan secara tepat.

Secara regulasi, Pertalite RON 90 berada dalam kategori Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), bukan Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Solar subsidi dan Minyak Tanah.

Namun, penyediaan dan pendistribusian BBM yang diberikan penugasan pemerintah tetap berada dalam kerangka pengawasan negara.

Karena itu, dugaan penyalahgunaan distribusi Pertalite tidak dapat dianggap sebagai persoalan privat antara SPBU dan pembeli.

Ada kepentingan publik dan kebijakan energi negara yang harus dijaga.

Pasal 55 UU Migas Perlu Diuji Jika Bukti Mengarah ke Penyalahgunaan

Aspek hukum juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan ini.

Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah melalui UU Nomor 6 Tahun 2023, mengatur larangan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM, bahan bakar gas, dan/atau LPG yang disubsidi dan/atau penyediaan serta pendistribusiannya diberikan penugasan pemerintah.

Ketentuan tersebut memuat ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar apabila unsur tindak pidananya terbukti.

Dengan demikian, apabila hasil penyelidikan menemukan adanya penyalahgunaan distribusi yang memenuhi unsur pidana, aparat memiliki dasar hukum untuk membawa persoalan tersebut ke proses penegakan hukum.

Tetapi sebaliknya, penerapan pasal pidana tidak boleh dilakukan hanya berdasarkan dugaan. Unsur tindak pidana harus dibuktikan melalui alat bukti yang sah.

BPH Migas dan Pertamina Diminta Turun

IMM Bulukumba mendesak BPH Migas dan Pertamina tidak sekadar menunggu laporan administratif.

Audit, menurut IMM, harus dilakukan terhadap pola distribusi SPBU 74.925.39 Caile.

Pemeriksaan idealnya mencakup:

  • volume BBM yang masuk dan keluar SPBU;
  • pola transaksi pembelian berulang;
  • data kendaraan yang melakukan pengisian;
  • kesesuaian identitas dan kendaraan;
  • rekaman CCTV;
  • kesesuaian stok fisik dengan pencatatan;
  • mekanisme pengisian menggunakan jeriken jika ditemukan;
  • serta dugaan distribusi kembali setelah BBM meninggalkan SPBU.

Bila ditemukan pelanggaran administratif, IMM meminta sanksi diberikan sesuai ketentuan.

Jika ditemukan unsur pidana, proses hukum harus berjalan.

Jangan Hanya Cari Pelangsir

Di sinilah kritik IMM menjadi penting.

Mencari pelangsir mungkin dapat menjawab siapa yang berada di ujung rantai.

Tetapi belum tentu menjawab siapa yang mengendalikan rantai tersebut.

Jika benar terdapat praktik pembelian berulang dan distribusi kembali dalam skala tertentu, maka aparat perlu menelusuri apakah praktik tersebut dilakukan secara individual, terorganisasi, atau terjadi akibat lemahnya sistem pengawasan.

Publik tidak membutuhkan sekadar operasi tangkap tangan di lapangan.

Publik membutuhkan jawaban mengenai bagaimana sistem distribusi dapat bekerja, siapa yang mengawasi, dan apakah ada celah yang dimanfaatkan.

IMM: BBM untuk Kepentingan Publik

IMM Bulukumba juga meminta Pemerintah Kabupaten Bulukumba memperkuat pengawasan bersama instansi terkait.

Menurut IMM, BBM yang mendapatkan fasilitas kebijakan negara harus dipastikan sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran kebijakan tersebut.

“BBM subsidi adalah hak masyarakat yang diperuntukkan bagi yang berhak, bukan komoditas untuk kepentingan bisnis pribadi,” kata Revais.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa pengawasan BBM tidak boleh hanya bersifat seremonial.

Sorotan Kedua, Kini Menunggu Tindakan

Sorotan kedua IMM terhadap SPBU 74.925.39 Caile membuat persoalan ini tidak lagi cukup dijawab dengan teguran.

Jika dugaan tersebut tidak benar, pemeriksaan resmi justru penting untuk memberikan kepastian dan membersihkan nama pihak-pihak yang disorot.

Sebaliknya, jika dugaan tersebut terbukti, publik berhak mengetahui apa bentuk pelanggarannya, siapa yang bertanggung jawab, dan sanksi apa yang diberikan.

Pertanyaan akhirnya sederhana:

Apakah aparat akan membongkar persoalan ini sampai ke akar distribusi, atau kembali berhenti pada pelangsir di lapangan?

IMM Bulukumba meminta Polres Bulukumba, BPH Migas dan Pertamina menunjukkan langkah nyata melalui pemeriksaan yang objektif, transparan dan profesional.

Sementara itu, Satuberita.online membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi pengelola SPBU 74.925.39 Caile, Pertamina, BPH Migas, Polres Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Bulukumba maupun pihak lain yang berkepentingan.

Berita Terkait

Breaking News: Tahanan Tewas di Sel Polsek Kajang
DUMAS SEBA-SEBA MASUK BARESKRIM, SETNEG TEREGISTRASI: WARGA BERTANYA, “POLISI BERSAMA MASYARAKAT” KE MANA?
Di Mabes “Polisi Bersama Masyarakat”, di Perbatasan Lutim–Morowali Bersama Siapa?
Kapolda Sulsel–Sulteng Berganti, PJI Soroti Kepastian Hukum Laporan Masyarakat
Diduga Illegal Mining, Warga Blokade Aktivitas Pertambangan PT Vale Indonesia Tbk di Seba-Seba
IBAS-PUSPA Lagi di Mana? “Janci Mutaroe” Loeha Raya, Janji Politik yang Kini Menunggu Pembuktian
Karang Taruna Towuti Klaim Punya Bukti Autentik, Aktivitas PT Vale di Seba-Seba Terindikasi Ilegal?
Dari Ujung Badik ke Moncong Buldoser: Merah Putih Tumbang! Warga Perbatasan Pertanyakan Pengakuan sebagai Bagian dari NKRI
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Breaking News: Tahanan Tewas di Sel Polsek Kajang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:53 WIB

DUMAS SEBA-SEBA MASUK BARESKRIM, SETNEG TEREGISTRASI: WARGA BERTANYA, “POLISI BERSAMA MASYARAKAT” KE MANA?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Di Mabes “Polisi Bersama Masyarakat”, di Perbatasan Lutim–Morowali Bersama Siapa?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Kapolda Sulsel–Sulteng Berganti, PJI Soroti Kepastian Hukum Laporan Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 15:46 WIB

Diduga Illegal Mining, Warga Blokade Aktivitas Pertambangan PT Vale Indonesia Tbk di Seba-Seba

Berita Terbaru

Berita

Breaking News: Tahanan Tewas di Sel Polsek Kajang

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:32 WIB

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

article 48666670301

article 48666670302

article 48666670303

article 48666670304

article 48666670305

article 48666670306

article 48666670307

article 48666670308

article 48666670309

article 48666670310

article 48666670311

article 48666670312

article 48666670313

article 48666670314

article 48666670315

article 48666670316

article 48666670317

article 48666670318

article 48666670319

article 48666670320

article 48666670321

article 48666670322

article 48666670323

article 48666670324

article 48666670325

article 48666670326

article 48666670327

article 48666670328

article 48666670329

article 48666670330

article 48666670331

article 48666670332

article 48666670333

article 48666670334

article 48666670335

article 48666670336

article 48666670337

article 48666670338

article 48666670339

article 48666670340

article 48666670341

article 48666670342

article 48666670343

article 48666670344

article 48666670345

article 48666670346

article 48666670347

article 48666670348

article 48666670349

article 48666670350

article 48666670351

article 48666670352

article 48666670353

article 48666670354

article 48666670355

article 48666670356

article 48666670357

article 48666670358

article 48666670359

article 48666670360

noticias 000000031

noticias 000000032

noticias 000000033

noticias 000000034

noticias 000000035

noticias 000000036

noticias 000000037

noticias 000000038

noticias 000000039

noticias 000000040

noticias 000000041

noticias 000000042

noticias 000000043

noticias 000000044

noticias 000000045

noticias 000000046

noticias 000000047

noticias 000000048

noticias 000000049

noticias 000000050

noticias 000000051

noticias 000000052

noticias 000000053

noticias 000000054

noticias 000000055

noticias 000000056

noticias 000000057

noticias 000000058

noticias 000000059

noticias 000000060

noticias 000000061

noticias 000000062

noticias 000000063

noticias 000000064

noticias 000000065

noticias 000000066

noticias 000000067

noticias 000000068

noticias 000000069

noticias 000000070

noticias 000000071

noticias 000000072

noticias 000000073

noticias 000000074

noticias 000000075

noticias 000000076

noticias 000000077

noticias 000000078

noticias 000000079

noticias 000000080

noticias 000000081

noticias 000000082

noticias 000000083

noticias 000000084

noticias 000000085

noticias 000000086

noticias 000000087

noticias 000000088

noticias 000000089

noticias 000000090

noticias 000000091

noticias 000000092

noticias 000000093

noticias 000000094

noticias 000000095

noticias 000000096

noticias 000000097

noticias 000000098

noticias 000000099

noticias 000000100

noticias 000000101

noticias 000000102

noticias 000000103

noticias 000000104

noticias 000000105

noticias 000000106

noticias 000000107

noticias 000000108

noticias 000000109

noticias 000000110

noticias 000000111

noticias 000000112

noticias 000000113

noticias 000000114

noticias 000000115

noticias 000000116

noticias 000000117

noticias 000000118

noticias 000000119

noticias 000000120

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

article 88666670351

article 88666670352

article 88666670353

article 88666670354

article 88666670355

article 88666670356

article 88666670357

article 88666670358

article 88666670359

article 88666670360

article 88666670361

article 88666670362

article 88666670363

article 88666670364

article 88666670365

article 88666670366

article 88666670367

article 88666670368

article 88666670369

article 88666670370

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

informasi terbaru kabupaten belu 00000051

informasi terbaru kabupaten belu 00000052

informasi terbaru kabupaten belu 00000053

informasi terbaru kabupaten belu 00000054

informasi terbaru kabupaten belu 00000055

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

news-1701