Rp2 Miliar Mengalir, Cor Tipis dan Besi Longgar? Proyek Irigasi di Sinjai Disorot! APH Tunggu Apa?

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUBERITA.ONLINE, SINJAI – Uang rakyat sekitar Rp2 miliar digelontorkan untuk proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Liu Sirie di Desa Barambang, Kecamatan Sinjai Borong.

Namun di lapangan, warga justru menemukan dugaan pekerjaan tak sesuai spesifikasi.
Ketebalan cor disebut tidak merata dan cenderung tipis.

Besi tulangan terlihat longgar. Padahal proyek ini berada di bawah BBWS Pompengan Jeneberang dengan pelaksana kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Jika benar mutu pekerjaan tidak sesuai kontrak, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kualitas bangunan, tetapi juga uang negara.

“Corannya tipis, besinya tidak rapat. Kami khawatir cepat rusak,” ujar warga.

Lebih jauh, proyek ini disebut-sebut melibatkan oknum legislator dari salah satu partai politik. Publik pun mempertanyakan transparansi dan mekanisme pengawasannya.

Pertanyaan Publik:

Apakah spesifikasi teknis sudah sesuai kontrak?
Siapa konsultan pengawasnya?
Sudahkah dilakukan uji mutu beton?
Jika ada dugaan pelanggaran, kapan APH turun?

Padahal regulasi jelas:

UU Keuangan Negara, UU Jasa Konstruksi, Perpres Pengadaan Barang/Jasa, hingga UU Tipikor mengatur kewajiban transparansi dan akuntabilitas proyek yang menggunakan anggaran negara.

Presiden Prabowo sendiri telah menegaskan komitmen pemberantasan korupsi dan meminta masyarakat berani melapor jika ada penyimpangan.

Jika proyek ini bersih, tentu tidak perlu takut diaudit.

Jika ada yang janggal, publik berhak tahu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.

Berita Terkait

IBAS-PUSPA Lagi di Mana? “Janci Mutaroe” Loeha Raya, Janji Politik yang Kini Menunggu Pembuktian
Karang Taruna Towuti Klaim Punya Bukti Autentik, Aktivitas PT Vale di Seba-Seba Terindikasi Ilegal?
Dari Ujung Badik ke Moncong Buldoser: Merah Putih Tumbang! Warga Perbatasan Pertanyakan Pengakuan sebagai Bagian dari NKRI
Pemerintah Pro Rakyat atau Korporasi? TNI–Polri Bersama Siapa, Warga Seba-Seba Bertanya
BREAKING NEWS: Jalan Hauling Ditutup! Warga Seba-Seba Desak Pemerintah Periksa Peta, Izin dan Batas Wilayah
Merah Putih Akan Kembali Dikibarkan di Seba-Seba, Bambu Runcing Jadi Simbol Semangat Perjuangan
Praperadilan No. 32/Pid.Pra/2026/PN Mks Memanas, Legalitas Laporan hingga Penyitaan HP Dipersoalkan
PRABOWO: “APARAT TAK BERES, VIDEO SAJA!” — SOROTAN “JANGAN SOTTA-SOTTA” DI POLRESTABES MAKASSAR
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:22 WIB

IBAS-PUSPA Lagi di Mana? “Janci Mutaroe” Loeha Raya, Janji Politik yang Kini Menunggu Pembuktian

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

Karang Taruna Towuti Klaim Punya Bukti Autentik, Aktivitas PT Vale di Seba-Seba Terindikasi Ilegal?

Minggu, 13 September 2026 - 08:37 WIB

Dari Ujung Badik ke Moncong Buldoser: Merah Putih Tumbang! Warga Perbatasan Pertanyakan Pengakuan sebagai Bagian dari NKRI

Selasa, 8 September 2026 - 08:58 WIB

Pemerintah Pro Rakyat atau Korporasi? TNI–Polri Bersama Siapa, Warga Seba-Seba Bertanya

Senin, 7 September 2026 - 12:46 WIB

BREAKING NEWS: Jalan Hauling Ditutup! Warga Seba-Seba Desak Pemerintah Periksa Peta, Izin dan Batas Wilayah

Berita Terbaru