Berita Pemerintahan

Berita

IBAS-PUSPA Lagi di Mana? “Janci Mutaroe” Loeha Raya, Janji Politik yang Kini Menunggu Pembuktian

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Kamis, 24 September 2026 - 23:22 WIB

Kamis, 24 September 2026 - 23:22 WIB

IBAS-PUSPA lagi di mana? Masyarakat Loeha Raya menagih komitmen politik yang pernah disampaikan, dari persoalan lahan, pertanian hingga pembangunan, di tengah berjalannya pemerintahan dan RPJMD Luwu Timur 2025–2029.

Berita

Karang Taruna Towuti Klaim Punya Bukti Autentik, Aktivitas PT Vale di Seba-Seba Terindikasi Ilegal?

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Video | Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

Karang Taruna Towuti mengklaim memiliki bukti autentik dan menyoroti dugaan aktivitas pertambangan PT Vale di Seba-Seba. Legalitas, koordinat, izin dan dana kerohiman dipertanyakan.

Berita

Dari Ujung Badik ke Moncong Buldoser: Merah Putih Tumbang! Warga Perbatasan Pertanyakan Pengakuan sebagai Bagian dari NKRI

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Minggu, 13 September 2026 - 08:37 WIB

Minggu, 13 September 2026 - 08:37 WIB

Konflik Seba-Seba, Lahan Adat Kerajaan Bungku, Morowali, Luwu Timur, Perbatasan Morowali-Luwu Timur, Merah Putih, Buldoser, Konflik Agraria, Masyarakat Adat, PT Vale, Jalan Hauling, Kepastian Hukum, NKRI, Aksi Warga, Penegakan Hukum

Berita

Pemerintah Pro Rakyat atau Korporasi? TNI–Polri Bersama Siapa, Warga Seba-Seba Bertanya

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Pemerintahan | Politik | Selasa, 8 September 2026 - 08:58 WIB

Selasa, 8 September 2026 - 08:58 WIB

SEBA-SEBA, LUWU TIMUR — Polemik di kawasan perbatasan Luwu Timur–Morowali memasuki pertanyaan yang semakin mendasar. Warga tidak merasa sedang berada dalam sengketa lahan dengan…

Berita

BREAKING NEWS: Jalan Hauling Ditutup! Warga Seba-Seba Desak Pemerintah Periksa Peta, Izin dan Batas Wilayah

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Senin, 7 September 2026 - 12:46 WIB

Senin, 7 September 2026 - 12:46 WIB

SEBA-SEBA — Warga Seba-Seba bersama masyarakat adat Bungku menutup akses jalan hauling di kawasan perbatasan Luwu Timur–Morowali, Senin (7/9/2026). Aksi ini menjadi bentuk desakan…

Berita

Merah Putih Akan Kembali Dikibarkan di Seba-Seba, Bambu Runcing Jadi Simbol Semangat Perjuangan

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Video | Minggu, 6 September 2026 - 17:48 WIB

Minggu, 6 September 2026 - 17:48 WIB

Merah Putih akan kembali dikibarkan di kawasan Seba-Seba, wilayah perbatasan Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dan Morowali, Sulawesi Tengah. Pengibaran kembali Sang Merah Putih bukan sekadar seremoni. Di tengah persoalan lahan yang masih menjadi perhatian masyarakat, bendera negara itu hendak dijadikan penegasan bahwa perjuangan mereka tetap berada dalam bingkai NKRI, adat, dan hukum.

Berita

Praperadilan No. 32/Pid.Pra/2026/PN Mks Memanas, Legalitas Laporan hingga Penyitaan HP Dipersoalkan

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Kamis, 3 September 2026 - 19:20 WIB

Kamis, 3 September 2026 - 19:20 WIB

Praperadilan Nomor 32/Pid.Pra/2026/PN Mks di Pengadilan Negeri Makassar memasuki babak yang kian tajam. M. Taufik Hidayat menantang Dr. Makkah membuktikan pernyataannya yang menyebut dirinya pernah menuduh Wali Kota Makassar melakukan korupsi.

Tantangan itu disampaikan Taufik setelah persidangan pada Kamis (3/9/2026).

Berita

MERAH PUTIH TUMBANG DI LUWU TIMUR, RAKYAT BERTANYA: APAKAH HUKUM JUGA TUMBANG DI HADAPAN KORPORASI?

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Bagi masyarakat, pengibaran Merah Putih merupakan simbol bahwa perjuangan mereka tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, konstitusi, dan hukum.

Namun, terdapat versi berbeda dari pihak Rashimin yang disebut mewakili PT Vale Indonesia Tbk. Dalam klarifikasi pada 16 Agustus 2026, Rashimin membantah pihaknya merobohkan bendera.

Berita

Batas Waktu Berakhir, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Bertindak Pulihkan Merah Putih di Seba-Seba

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Jumat, 31 Juli 2026 - 08:37 WIB

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:37 WIB

Hari ini, Jumat (31/7/2026), menjadi batas waktu yang diberikan Masyarakat Adat Kerajaan Bungku kepada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menunjukkan langkah nyata menyikapi dugaan pemotongan tali tiang Bendera Merah Putih serta dugaan penerobosan kawasan tanah adat di Seba-Seba, wilayah perbatasan Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan Desa Ululere, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Berita

Tak Akui Klaim Masyarakat Adat Bungku, Jejak Digital Kades Ululere Disorot; Tanah Leluhur Diterobos, Dokumen Negara

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Senin, 13 Juli 2026 - 07:15 WIB

Senin, 13 Juli 2026 - 07:15 WIB

Pernyataan Kepala Desa Ululere yang tidak mengakui klaim masyarakat adat Bungku memicu sorotan publik. Sejumlah dokumen negara, arsip sejarah, surat pemerintah, respons PT Vale Indonesia, dan proses hukum yang masih berjalan kembali membuka perdebatan mengenai status tanah leluhur di Seba-Seba, Morowali, yang hingga kini belum memperoleh kepastian hukum.