Gudang Sitaan Negara di Bangka Diduga Dibobol, Segel Kejaksaan Raib

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuBerita, Babel – Gudang milik tersangka kasus besar Herman Fu (HF) yang berstatus aset sitaan negara di Lingkungan Sudi Mampir, RT 02, Kelurahan Parit Padang, Kabupaten Bangka, diduga dibobol pihak tak dikenal.

Segel resmi Kejaksaan yang sebelumnya terpasang kini raib, sementara pintu gudang tampak terbuka dan rusak.

Gudang tersebut merupakan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan perusakan ekosistem di kawasan Sarang Ikan, Lubuk Besar, Bangka Tengah.

Namun ironisnya, aset yang seharusnya berada di bawah pengamanan ketat negara justru menunjukkan tanda-tanda pembobolan.

Hasil peninjauan tim SMSI Bangka, Minggu (1/2/2026), menemukan garis Kejaksaan Line merah-putih telah dirusak, gembok resmi penyitaan tidak lagi terpasang, dan diganti dengan rantai biasa.

Kondisi gerbang biru gudang pun terlihat tidak tertutup rapat, memunculkan dugaan kuat adanya akses ilegal.

Perbandingan dokumentasi sebelumnya menunjukkan perbedaan mencolok.

Pada 10 Januari 2026, gudang masih tersegel rapi sesuai prosedur hukum. Namun kini, kondisinya berubah drastis, seolah dibuka secara paksa.

Di dalam area gudang, masih terlihat alat berat, seperti excavator dan dump truck. Namun rusaknya segel memicu pertanyaan serius: apakah seluruh barang bukti masih utuh, atau sudah ada yang keluar tanpa sepengetahuan aparat?

“Kalau segel negara saja bisa hilang, ini seperti gudang dibobol maling. Pertanyaannya, siapa yang masuk dan untuk apa?” ujar seorang warga sekitar.

Secara hukum, tindakan merusak atau membuka segel barang sitaan negara merupakan tindak pidana serius. Dalam KUHP Nasional (UU Nomor 1 Tahun 2023), perbuatan yang mengganggu barang bukti dapat dikategorikan sebagai perintangan proses peradilan (obstruction of justice).

Sementara Pasal 44 KUHAP menegaskan bahwa benda sitaan negara wajib dijaga dan menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resmi dari pihak Kejaksaan terkait hilangnya segel dan dugaan pembobolan gudang sitaan tersebut.

Warga kini menanti kejelasan. Jika aset sitaan negara saja dapat dibobol seperti gudang kosong, maka pertanyaan besar muncul soal pengamanan dan keseriusan penegakan hukum di Bangka Belitung. (Tim. SMSI)

Berita Terkait

MERAH PUTIH TUMBANG DI LUWU TIMUR, RAKYAT BERTANYA: APAKAH HUKUM JUGA TUMBANG DI HADAPAN KORPORASI?
SPBU 74.925.39 Caile Kembali Disorot, IMM Bulukumba Desak APH Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Pertalite
Dewan Penasehat Sambar.id: Isu Surpres Pergantian Kapolri Menyesatkan, Kewenangan Tetap di Tangan Presiden
Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?
Batas Waktu Berakhir, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Bertindak Pulihkan Merah Putih di Seba-Seba
KRI Marlin-877 Bergerak Cepat, TNI AL Intensifkan Pencarian Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Selayar
Tak Akui Klaim Masyarakat Adat Bungku, Jejak Digital Kades Ululere Disorot; Tanah Leluhur Diterobos, Dokumen Negara
Mengaku Sebagai Warga Ululere di Seba-seba, Kades Arman: Kami Tidak Pernah Akui, Gusti Riadi Angkat Bicara
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

MERAH PUTIH TUMBANG DI LUWU TIMUR, RAKYAT BERTANYA: APAKAH HUKUM JUGA TUMBANG DI HADAPAN KORPORASI?

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dewan Penasehat Sambar.id: Isu Surpres Pergantian Kapolri Menyesatkan, Kewenangan Tetap di Tangan Presiden

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:37 WIB

Batas Waktu Berakhir, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Bertindak Pulihkan Merah Putih di Seba-Seba

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:49 WIB

KRI Marlin-877 Bergerak Cepat, TNI AL Intensifkan Pencarian Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Selayar

Berita Terbaru