SATUBERITA.ONLINE | Makassar — Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) dalam meningkatkan kualitas kesehatan personel dan masyarakat kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Tahun 2026 yang digelar di Balai Kesehatan Jala Medika Dinas Kesehatan Kodaeral VI, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Andi Abdul Aziz dan menjadi hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kodaeral VI, BPJS Kesehatan, serta Prodia Makassar.
Sinergi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah promotif dan preventif dalam menghadapi meningkatnya kasus penyakit kronis di masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Prolanis sebagai bentuk kampanye hidup sehat.
Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan laboratorium, khususnya bagi penyandang hipertensi dan diabetes melitus, disertai edukasi kesehatan, penyuluhan mengenai tata laksana penyakit kronis, hingga sesi konsultasi dan diskusi interaktif bersama tenaga medis.
Dalam sambutannya, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan bahwa pengendalian penyakit kronis tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan, tetapi harus dibangun melalui kesadaran individu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala, menerapkan pola hidup sehat, berolahraga secara rutin, dan mematuhi anjuran tenaga medis.
Menurutnya, Prolanis dirancang bukan sekadar memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, melainkan menjadi program berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas hidup pasien melalui pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, serta mudah diakses.
Sebanyak 145 peserta, terdiri atas personel Kodaeral VI dan masyarakat sekitar, mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Salah seorang peserta, Maritti, mengaku memperoleh manfaat besar dari pelaksanaan Prolanis.
“Saya menjadi lebih memahami cara menjaga kesehatan dan mengatur pola makan. Kegiatan seperti ini sangat membantu pasien kronis dan semoga dapat terus dilaksanakan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Komandan Kodaeral VI, para pejabat utama dan kepala dinas di lingkungan Kodaeral VI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, serta pimpinan Rumah Sakit Pelamonia.
Program Prolanis 2026 menjadi cerminan bahwa pengendalian penyakit kronis membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Keterlibatan institusi kesehatan, tenaga medis, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun budaya hidup sehat dan mencegah komplikasi penyakit kronis.
Dengan pendekatan yang berkesinambungan, kualitas hidup para penyandang penyakit kronis diharapkan terus meningkat, sekaligus memperkuat sistem kesehatan yang lebih preventif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.








