MAKASSAR, SATUBERITA.ONLINE – Pelatihan dan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Triwulan II Tahun 2026 yang digelar di Kodaeral VI resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026).
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan karakter bagi para pelajar SMA dan SMK se-Kota Makassar untuk memperkuat jiwa kepemimpinan, disiplin, dan semangat kebangsaan.
Upacara penutupan berlangsung di Dermaga Layang Mako Kodaeral VI dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M. Turut hadir sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi maritim, serta para kepala sekolah peserta KKRI.
Dalam sambutannya, Dankodaeral VI menegaskan bahwa Persami bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.
“Persami bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi wahana pembentukan karakter kader bangsa yang berjiwa nasionalis, berintegritas, berdisiplin tinggi, serta memiliki semangat bela negara,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan bangsa ke depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental tangguh, tanggung jawab, serta kemampuan memimpin di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Saya berharap setelah mengikuti Persami ini, para peserta semakin memiliki rasa percaya diri, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Semangat yang ditanamkan selama kegiatan juga dirasakan langsung oleh para peserta. Gaby, siswi SMK Kesehatan TNI AL Hang Tuah Makassar, mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga yang membuka wawasan dan membentuk cara pandangnya tentang kepemimpinan.
“Selama mengikuti kegiatan ini, saya mendapatkan banyak pembelajaran berharga, terutama tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik serta memperoleh wawasan luas yang sangat bermanfaat bagi kehidupan saya ke depannya,” kata Gaby.
Ia berharap pembinaan yang diterimanya dapat menjadi bekal untuk tumbuh sebagai pribadi yang bijaksana, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penutupan Persami KKRI Gelombang V menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembinaan yang tidak hanya menekankan aspek kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga penguatan karakter, nasionalisme, serta semangat bela negara di kalangan generasi muda.
Melalui program ini, Kodaeral VI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung lahirnya kader-kader muda yang siap menjadi pemimpin masa depan, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta negara.
(Redaksi)








