Literasi Jadi Medan Tempur Baru Kejaksaan, Jaksa Agung: PERSAJA Harus Jadi Episentrum Intelektual

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, satuberita.online — ST Burhanuddin membuka secara resmi PERSAJA Literacy Space dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia di M Bloc Space, Selasa (28/4/2026).

Momentum ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penegasan arah baru Kejaksaan: membangun kekuatan hukum berbasis literasi dan kedalaman berpikir.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menempatkan literasi sebagai pilar strategis—melampaui kemampuan membaca dan menulis, menuju kapasitas berpikir kritis dan penguasaan informasi secara komprehensif.

Ia menegaskan, tanpa fondasi intelektual yang kuat, penegakan hukum berisiko kehilangan arah dan kedalaman.

“PERSAJA Literacy Space harus menjadi pusat pengembangan hukum progresif sekaligus kawah candradimuka bagi jaksa berintegritas dan berwawasan global,” tegasnya.

Mengusung tema “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan RI dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, Burhanuddin menggarisbawahi bahwa hiposentrum bukan sekadar simbol, melainkan pusat energi yang menggerakkan.

PERSAJA, kata dia, harus tampil sebagai episentrum intelektual yang mampu memandu arah penegakan hukum nasional di tengah dinamika zaman.

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Ia menyoroti kemerosotan budaya literasi di Indonesia yang kian mengkhawatirkan. Data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mencatat penurunan kebiasaan membaca rutin generasi muda dari 54 persen (2015) menjadi 37 persen. Bahkan, laporan UNESCO tahun 2024 menunjukkan tingkat minat baca hanya 0,001 persen—indikator serius rapuhnya fondasi intelektual bangsa.

“Jika literasi lemah, maka hukum mudah dangkal. Dan jika hukum dangkal, keadilan akan rapuh,” ujarnya lugas.

Di tengah realitas itu, PERSAJA Literacy Space diposisikan sebagai langkah strategis untuk membangun ulang kapasitas intelektual korps Adhyaksa, sekaligus menjawab krisis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Jaksa Agung juga menekankan pentingnya tradisi menulis di kalangan jaksa. Menurutnya, buku bukan sekadar karya, melainkan jejak integritas dan warisan pemikiran yang akan menentukan wajah hukum Indonesia ke depan.

“Jaksa tidak boleh hanya hadir di ruang sidang. Ia harus hadir dan unggul di ruang gagasan,” tandasnya.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, jajaran pimpinan Kejaksaan Agung, serta sejumlah narasumber, termasuk penulis Tere Liye.

Di usia ke-75, PERSAJA diuji: apakah mampu menjelma menjadi pusat kekuatan intelektual yang nyata, atau sekadar berhenti sebagai jargon kelembagaan. PERSAJA Literacy Space kini menjadi titik awal—antara komitmen dan pembuktian. (Lutfi)

Berita Terkait

Di Balik Razia Warung Kopi Semitau: Luka Warga dan Pertanyaan tentang Prosedur Aparat
Petani Lada: Jangan Jadi Kucing Garong ke Rakyat, Tapi Macan Ompong di Hadapan Tambang
Setelah Kambing, Terong Ikut Dilibas?, Dugaan Penyimpangan Bantuan di Lembang Terbuka?
Tanah Digusur, Hak Dihapus: Pandawa Desak Presiden dan DPR Tindak Dugaan Pelanggaran oleh PT Vale
Cobra Sulsel Desak Polres Gowa Tangkap Terlapor Dugaan Penipuan, Sebut Kasus Clemens Richard Diduga Sarat Kejanggalan
Bangun Sinergi, PJI Tantang Kajati Sulsel dan Kajari Sinjai Baru Tuntaskan Kasus Warisan Hibah PDAM
DPRD Babel Ultimatum PT Timah: Cabut SPK CV Pelangi Berkah, Lindungi Nelayan Tanjung Niur
PT Timah “Tak Tahu Batas”, DPRD Babel Naikkan Tekanan: Zona Tangkap Nelayan Bukan Ruang Eksperimen

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53

Petani Lada: Jangan Jadi Kucing Garong ke Rakyat, Tapi Macan Ompong di Hadapan Tambang

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:49

Setelah Kambing, Terong Ikut Dilibas?, Dugaan Penyimpangan Bantuan di Lembang Terbuka?

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:34

Tanah Digusur, Hak Dihapus: Pandawa Desak Presiden dan DPR Tindak Dugaan Pelanggaran oleh PT Vale

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:44

Cobra Sulsel Desak Polres Gowa Tangkap Terlapor Dugaan Penipuan, Sebut Kasus Clemens Richard Diduga Sarat Kejanggalan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:38

Bangun Sinergi, PJI Tantang Kajati Sulsel dan Kajari Sinjai Baru Tuntaskan Kasus Warisan Hibah PDAM

Berita Terbaru