Literasi Jadi Medan Tempur Baru Kejaksaan, Jaksa Agung: PERSAJA Harus Jadi Episentrum Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, satuberita.online — ST Burhanuddin membuka secara resmi PERSAJA Literacy Space dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia di M Bloc Space, Selasa (28/4/2026).

Momentum ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penegasan arah baru Kejaksaan: membangun kekuatan hukum berbasis literasi dan kedalaman berpikir.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menempatkan literasi sebagai pilar strategis—melampaui kemampuan membaca dan menulis, menuju kapasitas berpikir kritis dan penguasaan informasi secara komprehensif.

Ia menegaskan, tanpa fondasi intelektual yang kuat, penegakan hukum berisiko kehilangan arah dan kedalaman.

“PERSAJA Literacy Space harus menjadi pusat pengembangan hukum progresif sekaligus kawah candradimuka bagi jaksa berintegritas dan berwawasan global,” tegasnya.

Mengusung tema “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan RI dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, Burhanuddin menggarisbawahi bahwa hiposentrum bukan sekadar simbol, melainkan pusat energi yang menggerakkan.

PERSAJA, kata dia, harus tampil sebagai episentrum intelektual yang mampu memandu arah penegakan hukum nasional di tengah dinamika zaman.

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Ia menyoroti kemerosotan budaya literasi di Indonesia yang kian mengkhawatirkan. Data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia mencatat penurunan kebiasaan membaca rutin generasi muda dari 54 persen (2015) menjadi 37 persen. Bahkan, laporan UNESCO tahun 2024 menunjukkan tingkat minat baca hanya 0,001 persen—indikator serius rapuhnya fondasi intelektual bangsa.

“Jika literasi lemah, maka hukum mudah dangkal. Dan jika hukum dangkal, keadilan akan rapuh,” ujarnya lugas.

Di tengah realitas itu, PERSAJA Literacy Space diposisikan sebagai langkah strategis untuk membangun ulang kapasitas intelektual korps Adhyaksa, sekaligus menjawab krisis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Jaksa Agung juga menekankan pentingnya tradisi menulis di kalangan jaksa. Menurutnya, buku bukan sekadar karya, melainkan jejak integritas dan warisan pemikiran yang akan menentukan wajah hukum Indonesia ke depan.

“Jaksa tidak boleh hanya hadir di ruang sidang. Ia harus hadir dan unggul di ruang gagasan,” tandasnya.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, jajaran pimpinan Kejaksaan Agung, serta sejumlah narasumber, termasuk penulis Tere Liye.

Di usia ke-75, PERSAJA diuji: apakah mampu menjelma menjadi pusat kekuatan intelektual yang nyata, atau sekadar berhenti sebagai jargon kelembagaan. PERSAJA Literacy Space kini menjadi titik awal—antara komitmen dan pembuktian. (Lutfi)

Berita Terkait

Dewan Penasehat Sambar.id: Isu Surpres Pergantian Kapolri Menyesatkan, Kewenangan Tetap di Tangan Presiden
Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?
Batas Waktu Berakhir, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Bertindak Pulihkan Merah Putih di Seba-Seba
KRI Marlin-877 Bergerak Cepat, TNI AL Intensifkan Pencarian Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Selayar
Tak Akui Klaim Masyarakat Adat Bungku, Jejak Digital Kades Ululere Disorot; Tanah Leluhur Diterobos, Dokumen Negara
Mengaku Sebagai Warga Ululere di Seba-seba, Kades Arman: Kami Tidak Pernah Akui, Gusti Riadi Angkat Bicara
PT Vale Tak Akui Seba-Seba dalam Balasan Somasi, Masyarakat Adat Bungku Desak Audit Legalitas Izin Tambang
Operasi Gabungan di Buaran, 547.880 Batang Rokok Ilegal Diamankan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:37 WIB

Batas Waktu Berakhir, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Bertindak Pulihkan Merah Putih di Seba-Seba

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:49 WIB

KRI Marlin-877 Bergerak Cepat, TNI AL Intensifkan Pencarian Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsa 01 di Perairan Selayar

Senin, 13 Juli 2026 - 07:15 WIB

Tak Akui Klaim Masyarakat Adat Bungku, Jejak Digital Kades Ululere Disorot; Tanah Leluhur Diterobos, Dokumen Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:39 WIB

Mengaku Sebagai Warga Ululere di Seba-seba, Kades Arman: Kami Tidak Pernah Akui, Gusti Riadi Angkat Bicara

Berita Terbaru

Uncategorized

Audensi Berkedok Aspirasi? Dugaan Perburuan Proyek Mulai Terkuak.

Senin, 10 Agu 2026 - 03:25 WIB