Wujud Kepedulian Aparat kepada Warga Terdampak Bencana, Polri Imbau Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wujud Kepedulian Aparat kepada Warga Terdampak Bencana, Polri Imbau Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

PEKALONGAN – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali ditunjukkan jajaran Polsek Paninggaran bersama unsur TNI dan pemerintah setempat. Dalam upaya membantu warga yang terdampak longsor ringan di wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, aparat gabungan menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah warga pada Selasa (12/05/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan personel dari Polsek Paninggaran, anggota Koramil Paninggaran, petugas Kecamatan Paninggaran, hingga tim SAR Paninggaran. Kehadiran aparat gabungan di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata sinergitas lintas sektor dalam membantu warga yang tengah menghadapi musibah akibat cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah pegunungan Pekalongan bagian selatan.

Adapun warga yang menerima bantuan sosial di antaranya Romi dan Ustaz Dzikron yang tinggal di Dukuh Sawangan Tengah, Desa Sawangan, serta Mukhidin, warga Dukuh Sidamaju, Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Dalam suasana penuh keakraban dan kepedulian, bantuan sembako diserahkan langsung kepada warga terdampak longsor ringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat pasca terjadinya bencana yang sempat mengganggu aktivitas dan kondisi lingkungan sekitar permukiman warga.

Kapolsek Paninggaran, AKP Bambang Tunggono, S.H., M.H mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam.

Menurutnya, aparat kepolisian bersama TNI dan pemerintah akan terus berupaya hadir memberikan bantuan serta memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan terkendali pasca bencana.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri. Polri bersama TNI, pemerintah kecamatan, dan seluruh unsur terkait akan terus hadir membantu warga yang membutuhkan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana mengingat kondisi cuaca yang masih cukup ekstrem,” ujar AKP Bambang Tunggono.

Ia menambahkan, kondisi geografis Kecamatan Paninggaran yang berada di kawasan perbukitan memang memiliki potensi kerawanan longsor saat intensitas hujan meningkat. Oleh sebab itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di daerah lereng dan tebing rawan longsor.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa sinergitas antara aparat, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

“Kerja sama dan kepedulian bersama sangat diperlukan dalam menghadapi situasi seperti ini. Dengan gotong royong dan komunikasi yang baik, penanganan dampak bencana dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” tambahnya.

Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga mengaku merasa terbantu atas perhatian dan kepedulian aparat yang turun langsung ke lapangan untuk memberikan dukungan moril maupun bantuan kebutuhan pokok.

Selain menyalurkan bantuan, aparat gabungan juga melakukan pemantauan kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan apabila curah hujan tinggi kembali mengguyur wilayah Paninggaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat semakin kuat, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan.lutfi

Berita Terkait

Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.
Baru Selesai Dibangun Akhir 2025, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas
Anak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Tanda Pangkat Disematkan Langsung Oleh Presiden
Perkuat Program Sekolah Rakyat, Ketua Umum TP PKK Salurkan Bantuan bagi Siswa dan Guru di Biak Numfor
Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?
SKANDAL KOPERASI BROTHERS JAYA BERSAMA: Gaji 13 Guru Dipangkas Sepihak hingga Misteri RAT Fiktif yang Menyeret Birokrasi Rohil
Proyek Damparit APBN 2026 di Desa Karanggondang Disorot, Diduga Tak Pasang Papan Informasi Proyek
Buntut Insiden Merah Putih di Seba-Seba, Gabungan Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Nyatakan Siap Berjihad Secara Konstitusional dan Adat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Baru Selesai Dibangun Akhir 2025, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Anak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Tanda Pangkat Disematkan Langsung Oleh Presiden

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Perkuat Program Sekolah Rakyat, Ketua Umum TP PKK Salurkan Bantuan bagi Siswa dan Guru di Biak Numfor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?

Berita Terbaru