Satuberita, Online//Cikarang – Ketekunan membuahkan hasil manis bagi Pak Cepi, seorang pedagang gerobak keliling yang telah menjadi sosok legendaris di Wilayah Cikarang Kota. Sejak tahun 1995, pria kelahiran 1974 asal Cianjur ini konsisten menjajakan Telor Umpet, Cilor, dan Batagor kepada pelanggan setianya.
Pak Cepi, yang berasal dari Kampung Cisuren, Desa Gunung Sari, Kecamatan Sukanegara, Kabupaten Cianjur, memiliki jadwal berjualan yang sangat padat. Setiap hari, ia memulai aktivitasnya di pagi hari dengan berjualan di lingkungan sekolah. Berlanjut pada sore hari, ia bergeser ke depan Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani, dan menutup hari dengan berjualan di depan Futsal Galaxy Cikarang Kota hingga tengah malam.
Dalam menjalankan usahanya, Pak Cepi mengandalkan bahan baku berkualitas yang terdiri dari 2 kg telur, 2 kg sagu, dan 1 kg terigu setiap harinya. Dengan modal harian sekitar Rp 250.000, ia mampu meraup omset hingga Rp 450.000, yang menghasilkan laba bersih sebesar Rp 200.000 per hari.
Meskipun jadwalnya melelahkan, Pak Cepi merasa sangat terbantu oleh program Mitra Usaha PGC (MUP). Diinisiasi oleh Admin/Ketua (PGC), Iman Surahman.
“Alhamdulillah, adanya program Mitra Usaha PGC (MUP) sangat membantu untuk menambah biaya belanja sehari-hari,” ujarnya. Program ini juga mendorongnya untuk tetap aktif berjualan di wilayah Cikarang Kota. Kamis sore (14/05/2026), saat dijumpai di lokasi.
Keberhasilan usaha ini telah mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, termasuk membiayai ketiga anaknya. Di tengah kesibukannya, Pak Cepi tetap berkomitmen untuk menjaga persatuan antar sesama pedagang melalui kegiatan Pedagang Gokil Cikarang (PGC) dalam program Mitra Usaha PGC (MUP).
Penulis : Redaksi
Editor : Tim Jurnalis (Hafids)
Sumber Berita: Admin/Ketua (PGC), Bersama Tim








