Kisah Mang Sain, Pedagang Cilor Legendaris Cikarang yang Sukses Berdaya Lewat Program MUP

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuberita.online, BEKASI | Cikarang – Semangat pantang menyerah terpancar dari wajah Mang Sain (54), seorang pedagang Cilor (aci telor) legendaris di Wilayah Cikarang Kota. Meski usia tak lagi muda, pria kelahiran 1972 ini tetap setia melayani pelanggan setianya setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Mang Sain merupakan salah satu sosok nyata pejuang ekonomi keluarga. Sehari-harinya, ia menjajakan dagangannya di samping sekolah MI Hidayatussabil. Tak hanya itu, setiap hari Minggu pagi, ia juga aktif berjualan di kawasan industri Jababeka (Jurong), tepatnya di samping jembatan yang menjadi titik kumpul warga.

Perjalanan Panjang dan Tantangan Modal

Menekuni profesi sebagai pedagang cilor sejak tahun 2000, Mang Sain mengaku hasil dagangannya telah cukup untuk menghidupi istri, dua anak, dan tiga orang cucunya. Dengan omzet rata-rata Rp350.000 per hari, ia mampu mengantongi keuntungan bersih sekitar Rp150.000 setelah dipotong biaya belanja bahan baku sebesar Rp200.000.

“Alhamdulillah, hasil dari jualan cilor ini cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari,” ujar Mang Sain saat ditemui di sela kesibukannya berdagang, Kamis (14/05/2026).

Namun, bagi para pedagang, tantangan permodalan seringkali menjadi kendala untuk mengembangkan usaha. Untuk memproduksi cilor berkualitas, Mang Sain setiap harinya membutuhkan bahan baku berupa 2 kg sagu, 2 kg telur, 2 kg minyak goreng curah, serta bumbu dan saus pelengkap lainnya.

Berdaya Bersama Mitra Usaha PGC (MUP)

Kehadiran program Mitra Usaha PGC (MUP) yang diinisiasi oleh Admin dan Ketua (PGC), Iman Surahman, menjadi angin segar bagi Mang Sain. Melalui paket bantuan modal ini, ia merasa sangat terbantu dalam menutupi biaya operasional harian.

“Manfaat MUP sangat terasa untuk menambah modal belanja bahan pokok. Program ini sangat membantu kami, bagi para pedagang, untuk tetap bertahan dan terus berkembang,” ungkap Sain Kampung Jati, Desa Cikarang Kota ini.

Bagi Mang Sain, program MUP bukan sekadar bantuan finansial, melainkan juga sarana untuk memperkuat tali persaudaraan dan jiwa sosial antar-pedagang di lingkungan sekolah maupun kawasan industri. Ia pun berharap program ini terus berjalan dan memberikan dampak luas bagi para pelaku pedagang lainnya.

“Semoga MUP terus maju dan pantang mundur. Kita siap sukses bersama,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Penulis : Redaksi

Editor : Tim Jurnalis (Hafids)

Sumber Berita: Admin/Ketua (PGC), Bersama Tim

Berita Terkait

DPD LPK-RI Jabar Layangkan Surat Pembatalan PHK sepihak PT.kahoindah Citragarment
Heboh! Oknum Pegawai RSUD Cabang Bungin Bekasi Diduga Gadai Mobil Rental Milik Pegawai Pemda
Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola
Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama
Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kemendagri Dorong Pemda di Maluku Perkuat Strategi Efisiensi Belanja Pegawai
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:18 WIB

DPD LPK-RI Jabar Layangkan Surat Pembatalan PHK sepihak PT.kahoindah Citragarment

Selasa, 22 September 2026 - 20:20 WIB

Heboh! Oknum Pegawai RSUD Cabang Bungin Bekasi Diduga Gadai Mobil Rental Milik Pegawai Pemda

Selasa, 22 September 2026 - 17:50 WIB

Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola

Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIB

Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

Berita Terbaru