Topik Morowali

Berita

Pemerintah Pro Rakyat atau Korporasi? TNI–Polri Bersama Siapa, Warga Seba-Seba Bertanya

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Pemerintahan | Politik | Selasa, 8 September 2026 - 08:58 WIB

Selasa, 8 September 2026 - 08:58 WIB

SEBA-SEBA, LUWU TIMUR — Polemik di kawasan perbatasan Luwu Timur–Morowali memasuki pertanyaan yang semakin mendasar. Warga tidak merasa sedang berada dalam sengketa lahan dengan…

Berita

BREAKING NEWS: Jalan Hauling Ditutup! Warga Seba-Seba Desak Pemerintah Periksa Peta, Izin dan Batas Wilayah

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Senin, 7 September 2026 - 12:46 WIB

Senin, 7 September 2026 - 12:46 WIB

SEBA-SEBA — Warga Seba-Seba bersama masyarakat adat Bungku menutup akses jalan hauling di kawasan perbatasan Luwu Timur–Morowali, Senin (7/9/2026). Aksi ini menjadi bentuk desakan…

Berita

Merah Putih Akan Kembali Dikibarkan di Seba-Seba, Bambu Runcing Jadi Simbol Semangat Perjuangan

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Video | Minggu, 6 September 2026 - 17:48 WIB

Minggu, 6 September 2026 - 17:48 WIB

Merah Putih akan kembali dikibarkan di kawasan Seba-Seba, wilayah perbatasan Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dan Morowali, Sulawesi Tengah. Pengibaran kembali Sang Merah Putih bukan sekadar seremoni. Di tengah persoalan lahan yang masih menjadi perhatian masyarakat, bendera negara itu hendak dijadikan penegasan bahwa perjuangan mereka tetap berada dalam bingkai NKRI, adat, dan hukum.

Berita

MERAH PUTIH TUMBANG DI LUWU TIMUR, RAKYAT BERTANYA: APAKAH HUKUM JUGA TUMBANG DI HADAPAN KORPORASI?

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Bagi masyarakat, pengibaran Merah Putih merupakan simbol bahwa perjuangan mereka tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, konstitusi, dan hukum.

Namun, terdapat versi berbeda dari pihak Rashimin yang disebut mewakili PT Vale Indonesia Tbk. Dalam klarifikasi pada 16 Agustus 2026, Rashimin membantah pihaknya merobohkan bendera.

Berita

Tak Akui Klaim Masyarakat Adat Bungku, Jejak Digital Kades Ululere Disorot; Tanah Leluhur Diterobos, Dokumen Negara

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Senin, 13 Juli 2026 - 07:15 WIB

Senin, 13 Juli 2026 - 07:15 WIB

Pernyataan Kepala Desa Ululere yang tidak mengakui klaim masyarakat adat Bungku memicu sorotan publik. Sejumlah dokumen negara, arsip sejarah, surat pemerintah, respons PT Vale Indonesia, dan proses hukum yang masih berjalan kembali membuka perdebatan mengenai status tanah leluhur di Seba-Seba, Morowali, yang hingga kini belum memperoleh kepastian hukum.

Berita

PT Vale Tak Akui Seba-Seba dalam Balasan Somasi, Masyarakat Adat Bungku Desak Audit Legalitas Izin Tambang

Berita | Daerah | Internasional | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Rabu, 8 Juli 2026 - 11:21 WIB

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:21 WIB

Masyarakat Adat Kerajaan Bungku mendesak pemerintah mengaudit legalitas izin tambang PT Vale di kawasan Seba-Seba, Desa Ululere, menyusul perbedaan objek wilayah dalam balasan somasi.

Berita

Pasca Surati Presiden, LPSK dan Layangkan Somasi, Warga Seba-Seba Pegang Pesan Prabowo: “Jangan Ragu Laporkan Jika Ada Pelanggaran”

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Rabu, 3 Juni 2026 - 07:16 WIB

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:16 WIB

masyarakat Seba-Seba menegaskan bahwa perjuangan yang mereka lakukan merupakan upaya konstitusional untuk mempertahankan hak-hak masyarakat atas tanah, lingkungan hidup, dan sumber penghidupan yang selama ini mereka kelola secara turun-temurun.

Berita

POLRI DI PERSIMPANGAN SEBA-SEBA, Apakah Pelindung Rakyat atau Penjaga Kepentingan Pemodal?

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Minggu, 24 Mei 2026 - 12:43 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:43 WIB

Dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, tugas Polri ditegaskan sebagai:
pelindung masyarakat,
pengayom masyarakat,
pelayan masyarakat,
dan penegak hukum yang adil.

Karena itu, publik berharap aparat berdiri netral dan tidak terjebak pada kesan hanya menjaga stabilitas investasi.

Uncategorized

Vale Terobos Kebun Rakyat, VOC Tanam Komoditas!, 2045 Menuju Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?

Uncategorized | Minggu, 17 Mei 2026 - 09:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:44 WIB

Di tengah ambisi besar menuju “Indonesia Emas 2045”, geliat hilirisasi nikel terus dipacu sebagai simbol kemajuan dan kemandirian ekonomi.

Namun dari balik gemerlap narasi itu, muncul pertanyaan yang semakin nyaring dari daerah tambang: apakah kita benar-benar menuju emas, atau justru sedang menumpuk kecemasan?