Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola

Selasa, 22 September 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuberita.Online//PANYABUNGAN — Kecelakaan kerja di lokasi pembangunan tempat pengolahan lumpur batuan yang mengandung emas atau tong di Desa Simalagi, Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menelan korban jiwa.

Seorang warga Desa Simalagi berinisial OL (34) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat tertimpa bagian tong pengolahan emas pada Selasa (22/9/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban sempat dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Panyabungan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Lokasi pembangunan tong tersebut disebut-sebut dikelola oleh dua orang berinisial RT dan NH. Namun, keterkaitan keduanya dengan kejadian tersebut masih perlu didalami oleh aparat penegak hukum.

Warga berharap kepolisian tidak hanya menangani peristiwa ini sebagai kecelakaan biasa, tetapi juga memeriksa aspek keselamatan kerja, status perizinan pembangunan dan pengoperasian tempat pengolahan, serta pihak yang bertanggung jawab atas lokasi tersebut.

“Polres Madina harus memanggil dan meminta keterangan pihak yang mengelola atau bertanggung jawab atas lokasi tong tersebut untuk mengetahui bagaimana standar keselamatan dan prosedur pembangunan di lokasi,” demikian aspirasi warga yang meminta identitas pengelola dan status kegiatan tersebut diperjelas.

Sementara itu, Camat Huta Bargot Irwansyah S.Pi ketika dikonfirmasi terkait adanya warga yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut membenarkan telah menerima informasi mengenai kejadian itu.

“Memang tadi ada informasi yang meninggal dunia di Desa Simalagi. Informasi awal luka-luka sempat dilarikan ke rumah sakit, namun untuk penyebab kematiannya belum diketahui pasti,” ungkap Irwansyah melalui sambungan WhatsApp.

Untuk memperoleh kronologi lebih lengkap, awak media juga menghubungi aparat Desa Simalagi. Pihak desa membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.

“Iya, benar. Korban bernama OL, 34 tahun,” katanya singkat.

Terpisah, terkait kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy SIK, M.Si dikonfirmasi melalui Kapolsek Panyabungan AKP D. Sinulingga dan Kanit Reskrim Polsek Panyabungan Ipda Heru Setiawan.

Pihak kepolisian mengaku belum menerima informasi lengkap dari lapangan dan menyatakan akan segera melakukan penyelidikan.

Penyelidikan kepolisian dinilai penting untuk memastikan kronologi sebenarnya, termasuk apakah terdapat kelalaian, pelanggaran ketentuan keselamatan kerja, persoalan perizinan, maupun pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap aktivitas pembangunan tong tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya korban maupun hasil pemeriksaan kepolisian terhadap lokasi kejadian.

(Sakban Azhari Lubis)

Berita Terkait

Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama
Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kemendagri Dorong Pemda di Maluku Perkuat Strategi Efisiensi Belanja Pegawai
Calon Kades Sukarukun Di Duga Tipu warga 50 juta Korban Resmi Laporkan Ke Polisi
Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan APBD Berbasis Data
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:50 WIB

Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola

Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIB

Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut

Senin, 21 September 2026 - 15:39 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

Sabtu, 19 September 2026 - 20:23 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru