Perjalanan Terakhir Penjaga Aset Negara: Asruddin Dilepas dengan Penghormatan Kedinasan

Senin, 27 April 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu berita, PINRANG — Duka menyelimuti jajaran penegak hukum di Sulawesi Selatan. Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, almarhum Asruddin, S.H., M.H, mengakhiri pengabdiannya kepada negara dengan penghormatan terakhir yang penuh khidmat.

Pada Sabtu, 25 April 2026, sekitar pukul 16.30 WITA, jenazah almarhum diberangkatkan dari RSUD Daya Makassar menuju rumah duka di Lappa-Lappae, Kelurahan Telumpanua, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Iring-iringan duka menjadi saksi perjalanan sunyi seorang abdi negara yang selama hidupnya bergelut di garis depan pemulihan aset dan pengelolaan barang bukti—sektor krusial dalam penegakan hukum.

Keesokan harinya, Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 12.00 WITA, prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan secara kedinasan. Upacara tersebut dipimpin atas nama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, yang diwakili oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang, Sinrang.

Upacara berlangsung dengan penuh penghormatan—sebuah penegasan bahwa dedikasi almarhum bukan sekadar jabatan, melainkan pengabdian yang meninggalkan jejak dalam sistem hukum dan tata kelola barang bukti negara.

Usai upacara kedinasan, jenazah dishalatkan di Masjid Ar-Rahman, diiringi keluarga, kolega, dan masyarakat yang datang memberikan doa terakhir. Suasana haru tak terbendung saat lantunan doa mengiringi kepergian sosok yang dikenal berdedikasi dan bersahaja.

Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Lappa-Lappae, Kelurahan Telumpanua, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Di tanah kelahirannya itu, almarhum dimakamkan—menutup perjalanan panjang seorang aparat penegak hukum yang telah mengabdikan diri untuk kepentingan negara.
Kepergian Asruddin bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi penegakan hukum. Sosoknya menjadi pengingat bahwa di balik setiap berkas perkara dan barang bukti, ada tanggung jawab besar yang dijalankan dengan integritas.
Selamat jalan, penjaga aset negara. Dedikasimu menjadi jejak, dan pengabdianmu tak akan hilang ditelan waktu.

Berita Terkait

Operasi Pelajar di Kajen, Petugas Amankan Enam Siswa yang Kedapatan Membolos
Respon Cepat Damkar Pekalongan Selamatkan Lutung Jawa, Dikembalikan ke Alam
Ribuan Warga Kawal Pendaftaran Lurah Caum di Pilkades Karangbahagia Bekasi
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan
Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran
Buka Rakornas Dukcapil, Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital
Komisi D DPRD Lamongan Soroti Rangkap Jabatan ASN-BPD, Penunjukan PJ Kepala Desa hingga Rekrutmen Perangkat Desa
Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Operasi Pelajar di Kajen, Petugas Amankan Enam Siswa yang Kedapatan Membolos

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Respon Cepat Damkar Pekalongan Selamatkan Lutung Jawa, Dikembalikan ke Alam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:35 WIB

Ribuan Warga Kawal Pendaftaran Lurah Caum di Pilkades Karangbahagia Bekasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Buka Rakornas Dukcapil, Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital

Berita Terbaru