Lebih dari Tiga Bulan Krisis Air Bersih, Warga Sembungjambu Menanti Solusi Pemerintah

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan – Krisis air bersih yang melanda Desa Sembungjambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, semakin memprihatinkan. Kondisi terparah dialami warga RT 14 RW 04 yang mengaku telah kehilangan akses air bersih selama lebih dari tiga bulan terakhir.

Warga setempat menjelaskan, sumur bor yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan air bersih sudah tidak lagi mengeluarkan air. Sementara itu, wilayah Desa Sembungjambu juga belum terjangkau jaringan pelayanan air bersih dari PDAM, sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua RT 14 RW 04, Slamet, mengatakan bahwa saat ini warga hanya dapat bertahan dengan mengandalkan bantuan air bersih dari para donatur.

“Untuk sementara warga hanya bisa berharap pada bantuan para donatur yang menyuplai air bersih dari luar desa. Tanpa bantuan tersebut, kebutuhan sehari-hari sangat sulit terpenuhi,” ujarnya.

Warga berharap bantuan air bersih terus berlanjut hingga tersedia solusi permanen. Mereka juga berharap pemerintah desa dan pihak terkait dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kondisi yang sedang dialami masyarakat.

Selain menghadapi kekeringan, wilayah RT 14 RW 04 juga tergolong cukup terisolasi dibandingkan wilayah lainnya di Desa Sembungjambu. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penanganan permasalahan belum berjalan optimal.

Di tengah kesulitan yang dihadapi warga, Organisasi Masyarakat (Ormas) Probojoyo berinisiatif membantu mengupayakan pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang. Ketua Probojoyo, Gigih Agusta, menyatakan pihaknya telah menerima permohonan bantuan dari warga dan siap mengawal proses pengajuan hingga terealisasi.

“Kami diminta membantu mengupayakan pembangunan sumur bor untuk warga RT 14 RW 04. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah membantu penyusunan proposal yang akan diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Terdapat peluang bantuan pembangunan sumur bor melalui DPUPR, dan kami siap mengawal prosesnya hingga pembangunan selesai,” kata Gigih.

Salah seorang warga, Hamid, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Probojoyo dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Mas Gigih selaku Ketua Probojoyo yang telah membantu mengupayakan pembangunan sumur bor. Beliau mengarahkan kami dalam penyusunan proposal dan siap mendampingi proses pengajuannya hingga terealisasi,” ungkap Hamid.

Saat ini kebutuhan air bersih menjadi persoalan mendesak bagi warga RT 14 RW 04. Sebagian warga hanya mengandalkan air hujan, sementara yang lain harus meminta bantuan pasokan air dari desa tetangga.

Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait segera menghadirkan solusi nyata agar krisis air bersih yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan :.TIM

Berita Terkait

Pemkab Pekalongan Bidik Investor untuk Bangkitkan Wisata Linggo Asri
Laka Lantas di Cikarang Utara: Korban Tewas, Petugas Evakuasi ke RS
Putar Musik DJ Hingga Larut Malam, Kafe di Kajen Ditertibkan Polres Pekalongan Usai Diadukan Warga
KDM Blusukan ke Pasar Tumpah Cikarang, Cari Solusi Penataan PKL Biar Tertib Rezeki Lancar
Ibu Rumah Tangga di Batang Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Gadai Mobil Rental, Rp35 Juta Raib
Dapur MBG Kambangan Blado Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Administrasi
WALI MURID KELUHKAN MENU MBG DI TK POS PAUD ANGGREK PESALAKAN, PERTANYAKAN ASPEK GIZI
LSM KCBI: Truk Over Tonase 24 Jam Hilir Mudik, UU Minerba Mati di Meja Stopail Ilegal Muara Enim

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:06

Lebih dari Tiga Bulan Krisis Air Bersih, Warga Sembungjambu Menanti Solusi Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:59

Pemkab Pekalongan Bidik Investor untuk Bangkitkan Wisata Linggo Asri

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:23

Putar Musik DJ Hingga Larut Malam, Kafe di Kajen Ditertibkan Polres Pekalongan Usai Diadukan Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53

KDM Blusukan ke Pasar Tumpah Cikarang, Cari Solusi Penataan PKL Biar Tertib Rezeki Lancar

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:31

Ibu Rumah Tangga di Batang Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Gadai Mobil Rental, Rp35 Juta Raib

Berita Terbaru