Satuberita.online, JABAR | Bekasi – Pendidikan bukan sekadar tentang ruang kelas dan papan tulis, melainkan tentang bagaimana setiap elemen di sekolah saling bergandengan tangan menciptakan perubahan. Hal ini ditegaskan oleh Plt Kepala Sekolah SDN Waluya 01 Cikarang Utara, Achmad Syahroni, S.Pd.I, yang menekankan pentingnya sinergi antara guru dan pimpinan sekolah demi masa depan generasi penerus.
“Guru yang baik bisa mengubah satu kelas, dan kepala sekolah yang baik bisa mengubah satu sekolah. Namun, ketika keduanya bersatu dan berkolaborasi, masa depan ratusan anak bisa berubah menjadi jauh lebih cerah,” ujar Achmad Syahroni dalam pandangan opininya, Jumat (24/7/2026).
Menginspirasi dan Menggerakkan: Kombinasi Hebat Pendidikan
Menurut Syahroni, fungsi guru dan kepala sekolah saling melengkapi. Guru hadir sebagai sosok yang menginspirasi di garis depan proses belajar-mengajar. Sementara itu, kepala sekolah berperan sebagai penggerak yang menyediakan ekosistem, fasilitas, serta arah kebijakan sekolah.
Ketika inspirasi dari ruang kelas bertemu dengan daya gerak dari manajemen sekolah, iklim belajar yang inovatif dan kreatif akan tercipta secara alami.
“Guru menginspirasi lewat cara mengajar dan perhatian mereka kepada murid. Kepala sekolah menggerakkan seluruh potensi sekolah agar ide-ide kreatif guru bisa terwujud. Kombinasi inilah yang melahirkan perubahan besar,” tambahnya.
Semangat Merdeka Belajar dan Kolaborasi di Kabupaten Bekasi
Gerakan kolaborasi ini selaras dengan semangat Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar yang tengah didorong di lingkungan SDN Waluya 01, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Melalui slogan “Bersinergi, Berkolaborasi, Berprestasi untuk Negeri”, SDN Waluya 01 berkomitmen menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan, adaptif, serta responsif terhadap perkembangan zaman.
Penulis : Redaksi
Editor : Hafidz
Sumber Berita: Plt Kepsek SDN Waluya 01/Cikarang Utara.








