Pedagang Pasar Tumpah Cikarang Protes, Tuntut Kelayakan Tempat Berdagang

Senin, 2 Maret 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUBERITA, ONLINE//Cikarang – Sejumlah pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Tumpah (HIPASTAH) menggelar aksi protes di kawasan Ramayana Cikarang, Kabupaten Bekasi. Mereka menuntut Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi untuk menyediakan fasilitas tempat berdagang yang lebih layak dan manusiawi.

Pantauan di lokasi pada Senin (2/3/2026), para pedagang membentangkan spanduk berisi poin-poin keberatan. Mereka menilai kebijakan penataan tempat berdagang yang dilakukan pemerintah saat ini justru merugikan nasib pedagang kecil.

“Kami menuntut Pemerintah Daerah untuk memberikan kelayakan tempat berdagang,” tulis pernyataan dalam spanduk tersebut.

Keluhkan Akses Jalan hingga Pedagang Ilegal

Para pedagang mengungkapkan bahwa infrastruktur di lokasi relokasi saat ini sangat tidak memadai. Terdapat tiga poin utama yang menjadi keresahan para pedagang:

1.Akses Jalan: Ketiadaan akses jalan yang memadai membuat pembeli sulit menjangkau lapak pedagang.

2.Pedagang Ilegal: Munculnya ‘pedagang gelap’ yang menguasai lahan secara sepihak memicu persaingan tidak sehat.

3.Faktor Ekonomi: Penataan yang buruk menyebabkan pendapatan harian pedagang menurun drastis.

Perwakilan pedagang menegaskan bahwa relokasi seharusnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga, bukan justru menyulitkan mereka dalam mencari nafkah.

Polisi dan Satpol PP Tinjau Lokasi

Merespons aksi tersebut, Kapolsek Cikarang Utara Kompol Sutrisno bersama personel Satpol PP Kabupaten Bekasi meninjau langsung kondisi pasar pada Senin malam (2/3). Petugas mengevaluasi tata letak pedagang yang dinilai terlalu padat sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Kompol Sutrisno mengamati bahwa area berdagang saat ini sudah tidak mampu menampung kapasitas pedagang yang ada.

“Lokasi ini sebenarnya sudah terdata, namun tempatnya memang kurang luas dan terlalu rapat. Hal ini berisiko bagi kenyamanan, baik bagi pedagang maupun pembeli,” ujar Sutrisno di lokasi kejadian.

Kendala Parkir dan Bongkar Muat

Selain masalah lahan, pedagang juga mengeluhkan fasilitas penunjang. Salah satu perwakilan pedagang menyebutkan bahwa masalah parkir telah menjadi kendala utama selama 15 hari terakhir.

“Kami berharap parkir ditempatkan di lokasi yang sudah ditetapkan agar tidak memakan lahan pembeli. Selain itu, akses untuk bongkar muat barang sangat sulit karena ruang gerak sempit,” keluh pedagang tersebut kepada petugas.

Langkah Evaluasi Pemda

Pihak kepolisian berkomitmen untuk membawa aspirasi para pedagang ke tingkat yang lebih tinggi. Kompol Sutrisno menegaskan pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Bekasi untuk mencari solusi relokasi atau penataan ulang yang lebih efektif.

“Semua masukan dari teman-teman pedagang kami tampung. Besok atau lusa, kami akan melakukan evaluasi lapangan bersama instansi terkait untuk memfasilitasi lokasi yang lebih layak dan tertib,” pungkasnya.

    Penulis : Redaksi

    Editor : Hafiz

    Sumber Berita: Himpunan Pedagang Pasar Tumpah (HIPASTAH) / Laporan : TIM Jurnalistik

    Berita Terkait

    DPD LPK-RI Jabar Layangkan Surat Pembatalan PHK sepihak PT.kahoindah Citragarment
    Heboh! Oknum Pegawai RSUD Cabang Bungin Bekasi Diduga Gadai Mobil Rental Milik Pegawai Pemda
    Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola
    Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut
    Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama
    Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan
    Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
    Kemendagri Dorong Pemda di Maluku Perkuat Strategi Efisiensi Belanja Pegawai
    Berita ini 45 kali dibaca

    Berita Terkait

    Rabu, 23 September 2026 - 12:18 WIB

    DPD LPK-RI Jabar Layangkan Surat Pembatalan PHK sepihak PT.kahoindah Citragarment

    Selasa, 22 September 2026 - 20:20 WIB

    Heboh! Oknum Pegawai RSUD Cabang Bungin Bekasi Diduga Gadai Mobil Rental Milik Pegawai Pemda

    Selasa, 22 September 2026 - 17:50 WIB

    Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola

    Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIB

    Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut

    Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

    Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

    Berita Terbaru