Jelang Ramadan, Satgas PRR Kebut Penyaluran Dana Tunggu Hunian Korban Bencana di Sumatera

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUBERITA, ONLINE//Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera terus bergerak cepat dalam menangani pemulihan pascabencana. Fokus utama saat ini adalah memastikan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) sampai ke tangan masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Hingga 10 Februari 2026, Satgas melaporkan progres signifikan pada beberapa sektor kunci. Selain penyaluran dana stimulan, petugas di lapangan tengah memprioritaskan pemulihan layanan dasar, pengaktifan kembali roda ekonomi lokal, hingga pembangunan hunian sementara (huntara).

Rincian Penyaluran Dana di 3 Provinsi

Berdasarkan data terbaru Satgas PRR per 8 Februari 2026, proses pembuatan rekening dan transfer dana dilakukan secara bertahap dengan rincian sebagai berikut:

● Provinsi Aceh: Dari total 11.685 calon penerima, sebanyak 5.372 rekening telah dibuat dan 3.929 di antaranya sudah menerima transfer dana.

● Sumatera Utara: Dari total 6.700 penerima, progresnya cukup pesat dengan 4.396 rekening telah dibuat dan 4.152 sudah ditransfer.

● Sumatera Barat: Dari total 2.004 penerima, sebanyak 1.736 rekening telah dibuat dan 1.685 dana telah berhasil ditransfer.

Satgas menegaskan bahwa angka-angka ini akan terus bertambah setiap harinya. Langkah akselerasi ini diambil agar masyarakat terdampak memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari.

Ada Bantuan Perabotan dan Stimulan Ekonomi

Tak hanya urusan tempat tinggal, pemerintah juga menyiapkan skema bantuan tambahan bagi warga yang memenuhi kriteria berdasarkan penilaian pemerintah daerah setempat.

​”Di samping itu ada juga skema bantuan yang lain, yaitu untuk perabotan dan stimulan ekonomi untuk mereka yang berhak, yang dianggap oleh para bupati dan wali kota layak untuk mendapatkan itu,” tulis keterangan resmi Satgas PRR, Rabu (11/2/2026).

Langkah integrasi bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan psikologis dan ekonomi warga, sehingga mereka dapat beraktivitas kembali secara normal meskipun dalam masa transisi rehabilitasi.

Penulis : Redaksi

Editor : Hafidz

Sumber Berita: Satgas PRR

Berita Terkait

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah
Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB
Audensi Berkedok Aspirasi? Dugaan Perburuan Proyek Mulai Terkuak.
DPRD Pekalongan Soroti Dugaan Penebangan Mangrove, Sumar Rosul : Harus Ditertibkan
Operasi Pelajar di Kajen, Petugas Amankan Enam Siswa yang Kedapatan Membolos
Respon Cepat Damkar Pekalongan Selamatkan Lutung Jawa, Dikembalikan ke Alam
Ribuan Warga Kawal Pendaftaran Lurah Caum di Pilkades Karangbahagia Bekasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Senin, 10 Agustus 2026 - 03:25 WIB

Audensi Berkedok Aspirasi? Dugaan Perburuan Proyek Mulai Terkuak.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:58 WIB

DPRD Pekalongan Soroti Dugaan Penebangan Mangrove, Sumar Rosul : Harus Ditertibkan

Berita Terbaru

Uncategorized

Audensi Berkedok Aspirasi? Dugaan Perburuan Proyek Mulai Terkuak.

Senin, 10 Agu 2026 - 03:25 WIB