Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektar Kebun Tebu di Kajen

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Kebakaran melanda lahan tebu siap panen di Dukuh Buaran, Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (18/7/2026) siang. Api yang diduga berasal dari puntung rokok menghanguskan sekitar satu hektare tanaman tebu dan menyebabkan kerugian material mencapai sekitar Rp. 10 juta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 wib saat sejumlah buruh tengah melakukan penebangan tebu milik Hj. Endang (60), warga Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, di lahan kontrak yang berada di tanah bengkok Desa Gandarum.

Mandor tebang tebu, Khadil (40), mengatakan dirinya bersama para pekerja sedang melakukan aktivitas penebangan di sisi selatan kebun. Saat itu mereka melihat kobaran api muncul di bagian utara lahan yang sebelumnya telah selesai ditebang.

Api diketahui membakar tumpukan daun tebu kering yang berserakan di lokasi. Para pekerja sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke tanaman tebu yang masih berdiri.

Melihat kondisi tersebut, para pekerja segera menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Kajen serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.

Menerima laporan, personel Polsek Kajen langsung menuju lokasi bersama dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Pekalongan. Dibantu warga sekitar, petugas berjibaku memadamkan api selama kurang lebih satu setengah jam hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 wib.

Hasil olah TKP menunjukkan kebakaran terjadi di lahan tebu seluas sekitar tujuh hektar yang baru mulai dipanen pada hari yang sama. Dari luas tersebut, sekitar satu hektar tanaman tebu siap panen terdampak kebakaran sehingga nilai jual hasil panen diperkirakan turun hingga 50 persen.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, api pertama kali muncul dari tumpukan daun tebu kering di area yang telah ditebang di sisi utara kebun, tepat di dekat jalan penghubung Desa Pekiringan Alit dan Desa Gandarum.

Kapolsek Kajen Iptu Teguh Subiyantoro saatdikonfirmasi mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan api berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh pengguna jalan.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, api diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang secara tidak sengaja oleh pengguna jalan di sekitar lokasi. Puntung tersebut kemudian menyulut daun-daun tebu kering hingga api cepat membesar karena kondisi angin yang cukup kencang,” kata dia.

Meski menimbulkan kerugian material sekitar Rp. 10 juta akibat rusaknya tanaman tebu siap panen, kebakaran tersebut dipastikan tidak mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka.

Iptu Teguh juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di kawasan perkebunan pada musim kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area perkebunan maupun lahan kering yang mudah terbakar. Kepedulian terhadap hal-hal kecil seperti ini sangat penting untuk mencegah kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak,” pungkasnya. (Lutfi)

Berita Terkait

Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola
Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama
Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan
Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kemendagri Dorong Pemda di Maluku Perkuat Strategi Efisiensi Belanja Pegawai
Calon Kades Sukarukun Di Duga Tipu warga 50 juta Korban Resmi Laporkan Ke Polisi
Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:50 WIB

Tewas Tertimpa Tong Pengolahan Emas, Polres Madina Diminta Periksa Pengelola

Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIB

Sorotan Kasus IPL Rp11 Miliar Kapuk Muara: LBH Harimau Raya Minta Pembuktian Konkret, Apresiasi Resmob Polres Jakut

Senin, 21 September 2026 - 15:39 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Atasi Persoalan Kebebasan Beragama

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Wamendagri Wiyagus: Penanganan TB Tak Hanya Jadi Tanggung Jawab Sektor Kesehatan

Sabtu, 19 September 2026 - 20:23 WIB

Kemendagri Dorong Pemda di NTB Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru