Seorang Pria Ditemukan Meninggal Gantung Diri  di Kebun Alpukat Karanganyar

Rabu, 29 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan – Polda Jateng – Masyarakat Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang tergantung di sebuah kebun alpukat di Dukuh Widari, Selasa (28/4/2026) sore. Korban diketahui merupakan seorang warga asal Kota Pekalongan.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 wib oleh dua orang warga, Kasdollah (55) dan Iswanto (27), yang saat itu sedang beraktivitas memetik pohon kunci di area perkebunan tersebut. Lokasi kejadian yang berada di area alas atau kebun alpukat ini diketahui cukup jauh dari pemukiman warga.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui PS. Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi membenarkan laporan kejadian tersebut. Pihaknya segera menerjunkan personel bersama Tim Inafis Polres Pekalongan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Limbangan, anggota kami langsung merapat ke lokasi bersama Unit Inafis. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung pada selembar sarung di pohon alpukat,” ujar Iptu Slamet.

Berdasarkan pemeriksaan petugas, korban diidentifikasi berinisial MNS (31), warga Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi G-6766-YA milik korban yang terparkir sekitar 100 meter dari titik penemuan jenazah.

Selain sepeda motor, petugas juga mengamankan sejumlah barang pribadi korban, antara lain tas selempang hitam berisi dompet dengan uang tunai Rp. 646.500,-, kartu identitas (KTP, SIM C, KIS), ATM, kunci rumah, serta satu unit ponsel.

“Dari hasil pemeriksaan fisik oleh Tim Inafis dan petugas jenazah, ditemukan luka lecet pada bagian leher akibat jeratan sarung. Petugas juga menemukan ciri-ciri medis khas kasus gantung diri dan memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek.

PS. Kapolsek Karanganyar menegaskan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, kejadian ini murni merupakan peristiwa bunuh diri dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana.

“Pihak keluarga korban sudah kami hubungi dan mereka mengatakan tidak menghendaki adanya proses autopsi. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dengan ikhlas dan telah membuat surat pernyataan resmi,” tambahnya.

Jenazah korban kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kota Pekalongan. ( Lutfi)

Pekalongan – Polda Jateng – Masyarakat Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang tergantung di sebuah kebun alpukat di Dukuh Widari, Selasa (28/4/2026) sore. Korban diketahui merupakan seorang warga asal Kota Pekalongan.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 wib oleh dua orang warga, Kasdollah (55) dan Iswanto (27), yang saat itu sedang beraktivitas memetik pohon kunci di area perkebunan tersebut. Lokasi kejadian yang berada di area alas atau kebun alpukat ini diketahui cukup jauh dari pemukiman warga.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui PS. Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi membenarkan laporan kejadian tersebut. Pihaknya segera menerjunkan personel bersama Tim Inafis Polres Pekalongan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Limbangan, anggota kami langsung merapat ke lokasi bersama Unit Inafis. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung pada selembar sarung di pohon alpukat,” ujar Iptu Slamet.

Berdasarkan pemeriksaan petugas, korban diidentifikasi berinisial MNS (31), warga Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi G-6766-YA milik korban yang terparkir sekitar 100 meter dari titik penemuan jenazah.

Selain sepeda motor, petugas juga mengamankan sejumlah barang pribadi korban, antara lain tas selempang hitam berisi dompet dengan uang tunai Rp. 646.500,-, kartu identitas (KTP, SIM C, KIS), ATM, kunci rumah, serta satu unit ponsel.

“Dari hasil pemeriksaan fisik oleh Tim Inafis dan petugas jenazah, ditemukan luka lecet pada bagian leher akibat jeratan sarung. Petugas juga menemukan ciri-ciri medis khas kasus gantung diri dan memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek.

PS. Kapolsek Karanganyar menegaskan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, kejadian ini murni merupakan peristiwa bunuh diri dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana.

“Pihak keluarga korban sudah kami hubungi dan mereka mengatakan tidak menghendaki adanya proses autopsi. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dengan ikhlas dan telah membuat surat pernyataan resmi,” tambahnya.

Jenazah korban kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kota Pekalongan. ( Lutfi)

Pekalongan – Polda Jateng – Masyarakat Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang tergantung di sebuah kebun alpukat di Dukuh Widari, Selasa (28/4/2026) sore. Korban diketahui merupakan seorang warga asal Kota Pekalongan.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 wib oleh dua orang warga, Kasdollah (55) dan Iswanto (27), yang saat itu sedang beraktivitas memetik pohon kunci di area perkebunan tersebut. Lokasi kejadian yang berada di area alas atau kebun alpukat ini diketahui cukup jauh dari pemukiman warga.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui PS. Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi membenarkan laporan kejadian tersebut. Pihaknya segera menerjunkan personel bersama Tim Inafis Polres Pekalongan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Limbangan, anggota kami langsung merapat ke lokasi bersama Unit Inafis. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung pada selembar sarung di pohon alpukat,” ujar Iptu Slamet.

Berdasarkan pemeriksaan petugas, korban diidentifikasi berinisial MNS (31), warga Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi G-6766-YA milik korban yang terparkir sekitar 100 meter dari titik penemuan jenazah.

Selain sepeda motor, petugas juga mengamankan sejumlah barang pribadi korban, antara lain tas selempang hitam berisi dompet dengan uang tunai Rp. 646.500,-, kartu identitas (KTP, SIM C, KIS), ATM, kunci rumah, serta satu unit ponsel.

“Dari hasil pemeriksaan fisik oleh Tim Inafis dan petugas jenazah, ditemukan luka lecet pada bagian leher akibat jeratan sarung. Petugas juga menemukan ciri-ciri medis khas kasus gantung diri dan memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek.

PS. Kapolsek Karanganyar menegaskan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, kejadian ini murni merupakan peristiwa bunuh diri dan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana.

“Pihak keluarga korban sudah kami hubungi dan mereka mengatakan tidak menghendaki adanya proses autopsi. Keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dengan ikhlas dan telah membuat surat pernyataan resmi,” tambahnya.

Jenazah korban kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kota Pekalongan. ( Lutfi)

Berita Terkait

Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.
Baru Selesai Dibangun Akhir 2025, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas
Anak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Tanda Pangkat Disematkan Langsung Oleh Presiden
Perkuat Program Sekolah Rakyat, Ketua Umum TP PKK Salurkan Bantuan bagi Siswa dan Guru di Biak Numfor
Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?
SKANDAL KOPERASI BROTHERS JAYA BERSAMA: Gaji 13 Guru Dipangkas Sepihak hingga Misteri RAT Fiktif yang Menyeret Birokrasi Rohil
Proyek Damparit APBN 2026 di Desa Karanggondang Disorot, Diduga Tak Pasang Papan Informasi Proyek
Buntut Insiden Merah Putih di Seba-Seba, Gabungan Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Nyatakan Siap Berjihad Secara Konstitusional dan Adat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.

Senin, 3 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Baru Selesai Dibangun Akhir 2025, Jembatan Tengeng Wetan Kembali Amblas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Anak Petani Banyumas Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Tanda Pangkat Disematkan Langsung Oleh Presiden

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Perkuat Program Sekolah Rakyat, Ketua Umum TP PKK Salurkan Bantuan bagi Siswa dan Guru di Biak Numfor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Surat Audiensi Sudah Masuk, Pejabat Tak Muncul!, Ada Apa dengan Dinas Transmigrasi Luwu Timur?

Berita Terbaru