BATANG –8- Juni -202 6Sejumlah orang tua wali murid TK Pos PAUD Anggrek, Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, menyampaikan keluhan terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak-anak mereka. Mereka menilai menu yang disajikan belum sepenuhnya memenuhi harapan sebagai program yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi anak usia dini.
Pada Senin (8/6/2026), siswa menerima paket makanan yang terdiri dari nasi, orek telur, sayur pokcay, tahu oseng, dan sepotong buah naga.
Meski terdapat variasi lauk dan sayuran, sejumlah wali murid menyoroti tidak adanya susu dalam menu yang diberikan.
Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mempertanyakan kelengkapan kandungan gizi dalam paket makanan tersebut.
Menurutnya, anak-anak sudah sekitar satu minggu tidak mendapatkan susu sebagai bagian dari menu MBG.
Keluhan serupa juga pernah muncul pada menu yang dibagikan pada 21 Mei 2026. Saat itu, siswa disebut menerima makanan berupa tepung goreng, irisan timun, gorengan tahu, dan tiga iris jeruk tanpa tambahan susu.
Para wali murid menilai susu merupakan salah satu sumber nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Karena itu, mereka berharap penyusunan menu MBG dapat lebih memperhatikan keseimbangan gizi, variasi makanan, serta kebutuhan nutrisi anak sesuai tujuan program.
“Kami berharap menu yang diberikan bisa lebih baik dan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujar salah satu wali murid.
Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap kualitas dan komposisi menu yang diberikan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan sesuai tujuan, yakni membantu memenuhi kebutuhan gizi serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.TIM








