Diduga Aniaya Rekan Kerja dengan Sajam, Perselisihan Pekerja Perantauan di Bojong Berakhir Damai

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Unit Reskrim Polsek Bojong menangani kasus dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di wilayah Desa Bojongminggir, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 23.00 wib di halaman parkir depan rumah kontrakan Gang 6 Kenanga.

Korban diketahui berinisial M (23), seorang karyawan swasta asal Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sementara terduga pelaku berinisial BA (55), yang juga merupakan pekerja perantauan dari daerah yang sama.

Kapolsek Bojong AKP Wastono, S.H saat dikonfirmasi mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan terkait adanya perselisihan antara pekerja yang berujung dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam.

“Setelah menerima informasi, anggota Unit Reskrim Polsek Bojong langsung mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan dari korban, saksi, maupun terduga pelaku, serta melakukan langkah problem solving sesuai permintaan kedua belah pihak,” ujar AKP Wastono, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, kejadian bermula saat korban bersama sejumlah rekannya pulang ke kontrakan. Terduga pelaku kemudian mendatangi korban dengan maksud menasehati agar tidak mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan karena sesama pekerja perantauan diminta tetap menjaga kekompakan.

Namun, nasihat tersebut justru memicu cekcok antara keduanya. Situasi memanas ketika terduga pelaku masuk ke kamar dan mengambil pisau, sedangkan korban mengambil panci dari dapur sebagai bentuk antisipasi.

Dua saksi yang berada di lokasi sempat berupaya melerai dan menenangkan kedua pihak. Meski demikian, pertengkaran kembali terjadi di area parkir kontrakan. Dalam insiden itu, korban diduga mengalami luka di bagian punggung akibat senjata tajam yang dibawa terduga pelaku.

“Anggota kami segera melakukan mediasi secara kekeluargaan karena kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai,” kata Wastono.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan satu kaos milik korban yang terdapat bercak darah. Polisi juga telah memfasilitasi ruang mediasi hingga tercapai kesepakatan bersama.

“Segala bentuk permasalahan hendaknya diselesaikan dengan kepala dingin agar tidak menimbulkan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkas Kapolsek. Lutfi

Berita Terkait

WALI MURID KELUHKAN MENU MBG DI TK POS PAUD ANGGREK PESALAKAN, PERTANYAKAN ASPEK GIZI
LSM KCBI: Truk Over Tonase 24 Jam Hilir Mudik, UU Minerba Mati di Meja Stopail Ilegal Muara Enim
Diduga Santri Pondok Pesantren di Pati Mengalami Kekerasan Usai Ketahuan Membawa Jajanan dari Luar
Diduga Terjadi Percobaan Penggelapan Mobil, Pemilik Unit Laporkan Mitra Usaha Ambanyumili ke Polres Pekalongan
Diduga Pengawasan Kecamatan Kurang Optimal, Sejumlah Persoalan Desa di Paninggaran Jadi Sorotan
TIGA PEMBOBOL SDN PEGANDON DITANGKAP POLISI, SATU PELAKU MASIH ANAK DI BAWAH UMUR
Sempat Kabur ke Hutan, Tersangka Pencabulan Anak di Brangsong Ditangkap Polres Kendal, Terancam 15 Tahun
LSM KCBI: Dana Desa Bukan Bancakan Oknum, Kades Mekarwangi Wajib Diperiksa Kejaksaan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47

WALI MURID KELUHKAN MENU MBG DI TK POS PAUD ANGGREK PESALAKAN, PERTANYAKAN ASPEK GIZI

Senin, 8 Juni 2026 - 14:43

LSM KCBI: Truk Over Tonase 24 Jam Hilir Mudik, UU Minerba Mati di Meja Stopail Ilegal Muara Enim

Senin, 8 Juni 2026 - 10:12

Diduga Santri Pondok Pesantren di Pati Mengalami Kekerasan Usai Ketahuan Membawa Jajanan dari Luar

Senin, 8 Juni 2026 - 10:03

Diduga Terjadi Percobaan Penggelapan Mobil, Pemilik Unit Laporkan Mitra Usaha Ambanyumili ke Polres Pekalongan

Senin, 8 Juni 2026 - 00:46

Diduga Pengawasan Kecamatan Kurang Optimal, Sejumlah Persoalan Desa di Paninggaran Jadi Sorotan

Berita Terbaru