Topik konflik lahan

Berita

Merah Putih Akan Kembali Dikibarkan di Seba-Seba, Bambu Runcing Jadi Simbol Semangat Perjuangan

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Video | Minggu, 6 September 2026 - 17:48 WIB

Minggu, 6 September 2026 - 17:48 WIB

Merah Putih akan kembali dikibarkan di kawasan Seba-Seba, wilayah perbatasan Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dan Morowali, Sulawesi Tengah. Pengibaran kembali Sang Merah Putih bukan sekadar seremoni. Di tengah persoalan lahan yang masih menjadi perhatian masyarakat, bendera negara itu hendak dijadikan penegasan bahwa perjuangan mereka tetap berada dalam bingkai NKRI, adat, dan hukum.

Berita

MERAH PUTIH TUMBANG DI LUWU TIMUR, RAKYAT BERTANYA: APAKAH HUKUM JUGA TUMBANG DI HADAPAN KORPORASI?

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Bagi masyarakat, pengibaran Merah Putih merupakan simbol bahwa perjuangan mereka tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, konstitusi, dan hukum.

Namun, terdapat versi berbeda dari pihak Rashimin yang disebut mewakili PT Vale Indonesia Tbk. Dalam klarifikasi pada 16 Agustus 2026, Rashimin membantah pihaknya merobohkan bendera.

Berita

Tanah Digusur, Hak Dihapus: Pandawa Desak Presiden dan DPR Tindak Dugaan Pelanggaran oleh PT Vale

Berita | Daerah | Internasional | Kejaksaan | Kriminal | Nasional | Pemerintahan | Politik | Jumat, 8 Mei 2026 - 07:34 WIB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:34 WIB

Dugaan penggusuran lahan tanpa ganti rugi kembali mencuat dan menyeret nama PT Vale Indonesia Tbk. Organisasi masyarakat Pandawa secara tegas meminta Prabowo Subianto dan DPR RI segera turun tangan memastikan keadilan bagi warga yang terdampak.

Berita

Minim Transparansi, Rencana Tambang di Merawang Picu Kecurigaan KKN

Berita | Daerah | Internasional | Kriminal | Nasional | Kamis, 9 April 2026 - 09:13 WIB

Kamis, 9 April 2026 - 09:13 WIB

Polemik rencana tambang PT Timah di Desa Merawang, Bangka, memicu dugaan KKN akibat minimnya transparansi dan tidak dilibatkannya pemerintah desa dalam penentuan mitra tambang.