Pedagang Pasar Tumpah Cikarang Keluhkan Dugaan Pemerasan oleh Oknum yang Mengaku dari BUMDes pada Malam Hari

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUBERITA, ONLINE//Kabupaten Bekasi — Sejumlah pedagang di Pasar Tumpah Cikarang mengeluhkan dugaan tindakan pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum yang mengaku berasal dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu malam (8/3/2026) dan menimbulkan keresahan di kalangan para pedagang.

Salah seorang pedagang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa oknum tersebut diduga kerap mendatangi para pedagang pada malam hari untuk meminta sejumlah uang. Kondisi tersebut dinilai sangat memberatkan, terlebih saat situasi pasar sedang sepi akibat hujan.

“Dagangan sedang sepi karena hujan, tetapi oknum tersebut tetap memaksa meminta uang kepada pedagang. Jika tidak diberikan, pedagang dimarahi,” ujar salah satu pedagang saat menyampaikan keluhannya kepada awak media.

Para pedagang mengaku merasa resah dengan adanya tindakan tersebut karena dinilai sebagai bentuk pemerasan yang merugikan mereka. Terlebih, aktivitas penagihan yang dilakukan pada malam hari membuat pedagang merasa tidak nyaman saat berjualan.

Pedagang pun meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta aparat penegak hukum, agar segera turun tangan untuk menertibkan oknum-oknum yang meresahkan tersebut.

“Kami berharap Satpol PP Kabupaten Bekasi dan aparat penegak hukum segera bertindak agar pedagang dapat berjualan dengan aman tanpa adanya tekanan atau pungutan yang tidak jelas,” tambahnya.

Selain itu, beredar sebuah video yang memperlihatkan salah satu oknum yang diduga melakukan intimidasi terhadap pedagang yang sedang merekam kejadian tersebut. Dalam video yang beredar di kalangan pedagang, terdengar oknum tersebut menyampaikan keberatannya saat direkam.

“Jangan taruh di sini, mang, videoinnya. Videonya ke sini saja. Orang BUMDes, tidak apa-apa divideoin,” ujar oknum tersebut dalam rekaman video yang kini beredar di kalangan pedagang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tindakan oknum yang mengaku berasal dari BUMDes tersebut. Para pedagang berharap adanya tindakan tegas dari pihak berwenang agar praktik serupa tidak kembali terjadi dan para pedagang dapat berjualan dengan aman dan nyaman.

Penulis : Redaksi

Editor : Hafiz

Sumber Berita: Himpunan Pedagang Pasar Tumpah (Hipastah)

Berita Terkait

Operasi Pelajar di Kajen, Petugas Amankan Enam Siswa yang Kedapatan Membolos
Respon Cepat Damkar Pekalongan Selamatkan Lutung Jawa, Dikembalikan ke Alam
Ribuan Warga Kawal Pendaftaran Lurah Caum di Pilkades Karangbahagia Bekasi
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan
Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran
Buka Rakornas Dukcapil, Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital
Komisi D DPRD Lamongan Soroti Rangkap Jabatan ASN-BPD, Penunjukan PJ Kepala Desa hingga Rekrutmen Perangkat Desa
Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Operasi Pelajar di Kajen, Petugas Amankan Enam Siswa yang Kedapatan Membolos

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Respon Cepat Damkar Pekalongan Selamatkan Lutung Jawa, Dikembalikan ke Alam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:35 WIB

Ribuan Warga Kawal Pendaftaran Lurah Caum di Pilkades Karangbahagia Bekasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Buka Rakornas Dukcapil, Mendagri Beberkan Langkah Strategis Perkuat Infrastruktur Digital

Berita Terbaru