Nyawa Dipertaruhkan, Proyek Dinas Pendidikan Karawang Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuBerita.Online//Karawang– Pelaksanaan proyek rehabilitasi ruang kelas Sekolah Dasar Negeri Kutaampel 1 Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, dengan anggaran dari APBD tahun 2026, menuai sorotan tajam dari masyarakat, lantaran kegiatan dinilai mengabaikan aspek keselamatan kerja.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, pekerjaan berjalan namun kondisi sungguh memprihatinkan saat melihat pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Para pekerja yang sedang melakukan aktivitas tampak tidak mengenakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seperti helm pengaman, sepatu khusus, sarung tangan, dan lainnya.

Padahal alat pelindung diri tersebut sangat vital untuk mencegah risiko kecelakaan kerja yang dapat membahayakan nyawa pekerja.

Praktik seperti ini jelas bertentangan dengan peraturan yang berlaku :

– UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mewajibkan pelaksanaan pekerjaan sesuai standar teknis, keselamatan.

– UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, yang mewajibkan pemenuhan sarana keselamatan guna melindungi nyawa dan kesehatan pekerja.

– Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik terkait Penyelenggaraan Negara.

Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya mengaku khawatir ketika melihat kondisi pekerja yang seperti itu.

“Tampak pekerjanya tidak pakai alat pelindung, kalau ada apa-apa siapa yang bertanggung jawab?, apakah pihak rekanan hanya memikirkan hasil tanpa peduli keselamatan orang lain?,” tuturnya.

Awak media telah mengonfirmasi hal tersebut kepada pihak konsultan pengawas yang saat itu ada di lokasi proyek, sambil membawa helm pengaman dirinya menyampaikan bahwa pihaknya telah berusaha mengingatkan kepada pekerja agar mengenakan helm demi keselamatan.

“Sudah diingatkan pakai helm pengaman tapi pekerja kadang merasa risih atau ribet ahirnya dilepas juga,” jawabnya.

Terpisah, awak media juga telah mengonfirmasi melalui akun whatsapp pihak Kabid Dinas Pendidikan Karawang, namun hingga berita ini diterbitkan masih belum ada jawaban.

Publik berharap instansi berwenang segera melakukan pengecekan dan menindak tegas pihak yang melanggar agar proyek berjalan sesuai aturan dan standar keselamatan yang berlaku.

Sumber : Warga

Berita Terkait

RUDI ROCHMAN Mendapat Keuntungan Dengan No Urut 1
AWIBB Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Panik
Mutasi Polri: Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Metro Bekasi Resmi Berganti
Ketum JMPN Kritik Penjahat dan Koruptor yang Alergi Terhadap Pers
Karaoke di Perum Graha Mulia 3 Sokoduwet Resmi Ditutup Usai Mediasi dengan Warga
Edy Suyitno Kembali Maju di Pilkades Sumurjomblangbogo, Bermodal Pengalaman dan Tekad Pengabdian
Ratusan Pendukung Antusias Antar Mbak Uun Daftar Calon Kepala Desa Karanggondang
Limbah Kayu Lapuk di TPK Kajen Terbakar, Diduga Berasal dari Bekas Pembakaran Sampah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 04:49 WIB

RUDI ROCHMAN Mendapat Keuntungan Dengan No Urut 1

Minggu, 6 September 2026 - 13:09 WIB

AWIBB Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Panik

Sabtu, 5 September 2026 - 12:54 WIB

Ketum JMPN Kritik Penjahat dan Koruptor yang Alergi Terhadap Pers

Jumat, 4 September 2026 - 03:00 WIB

Karaoke di Perum Graha Mulia 3 Sokoduwet Resmi Ditutup Usai Mediasi dengan Warga

Rabu, 2 September 2026 - 06:18 WIB

Edy Suyitno Kembali Maju di Pilkades Sumurjomblangbogo, Bermodal Pengalaman dan Tekad Pengabdian

Berita Terbaru

Uncategorized

RUDI ROCHMAN Mendapat Keuntungan Dengan No Urut 1

Kamis, 10 Sep 2026 - 04:49 WIB