BOJONG, PEKALONGAN — Mantan Kepala Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Edy Suyitno, kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumurjomblangbogo.
Edy bukan nama baru dalam pemerintahan desa. Ia tercatat pernah dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Sumurjomblangbogo selama dua periode. Setelah sempat tidak menjabat, kini dirinya kembali maju dengan membawa pengalaman serta tekad untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pencalonannya kali ini, Edy menilai bahwa kepercayaan masyarakat tidak semata-mata dapat diukur dari kemampuan materi. Menurutnya, dedikasi, pengorbanan, pengalaman, rekam jejak, serta kedekatan dengan masyarakat merupakan modal penting bagi seorang calon kepala desa.
Selama dua periode memimpin, berbagai pengalaman Edy dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan desa menjadi bagian dari catatan masyarakat. Ia menyebut dirinya berupaya membantu warga dalam berbagai urusan pemerintahan maupun pelayanan publik di tingkat desa.
Pengalaman tersebut kini menjadi salah satu modal Edy untuk kembali menawarkan diri kepada masyarakat. Ia berharap warga dapat menilai calon kepala desa tidak hanya berdasarkan janji-janji menjelang pemilihan, tetapi juga melihat rekam jejak dan pengabdian yang telah dilakukan sebelumnya.
Meski pernah menjabat sebagai kepala desa selama dua periode, Edy mengatakan kondisi kehidupannya tidak serta-merta membuat dirinya hidup dalam kemapanan secara ekonomi. Namun, keadaan tersebut tidak menyurutkan keinginannya untuk kembali mengabdi.
Dengan bermodal pengalaman, tekad, dedikasi, dan semangat pelayanan, Edy kembali meminta kepercayaan masyarakat Sumurjomblangbogo.
Baginya, jabatan kepala desa bukan semata-mata persoalan kekuasaan maupun materi. Kepala desa, menurutnya, merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kini, keputusan berada di tangan masyarakat Desa Sumurjomblangbogo. Rekam jejak selama dua periode, pengalaman dalam pemerintahan, komitmen pengabdian, serta visi dan program yang ditawarkan akan menjadi bahan pertimbangan warga dalam menentukan pilihan pada Pilkades mendatang.
(Lutfi)








