Diduga Terjadi Percobaan Penggelapan Mobil, Pemilik Unit Laporkan Mitra Usaha Ambanyumili ke Polres Pekalongan

Senin, 8 Juni 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pekalongan, Minggu 7 Juni 2026 – Seorang warga Jakarta berinisial RD mendatangi Kajen Pekalongan untuk mencari keberadaan 2 unit mobil Avanza Reborn yang sebelumnya disewakan kepada Ambanyumili, perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi.


Menurut keterangan RD, kerja sama penyewaan kendaraan dengan perusahaan yang dipimpin seorang pengusaha transportasi berinisial “YD”tersebut awalnya berjalan lancar selama hampir satu tahun. Kerja sama dilakukan atas dasar perjanjian dan kepercayaan kedua belah pihak.
Namun, memasuki awal tahun 2026, RD mulai meragukan kelanjutan perjanjian sewa tersebut.

Saat menanyakan keberadaan kendaraan miliknya, ia mengaku sering mendapatkan jawaban yang tidak jelas. Selain itu, komunikasi melalui telepon disebut sulit dilakukan karena tidak mendapat respons, sementara pesan yang dikirimkan juga tidak dibalas.


Kecurigaan semakin meningkat setelah perangkat GPS yang terpasang pada kendaraan dilaporkan sudah tidak aktif sehingga keberadaan mobil tidak dapat dipantau.


Karena khawatir terhadap kondisi kendaraannya, RD kemudian datang langsung ke Kajen Kabupaten Pekalongan untuk mencari keberadaan mobil tersebut. Setelah mendatangi kantor atau garasi Ambanyumili yang berada di wilayah jalan Kajen–Kesesi, RD mengaku tidak menemukan kendaraan yang dimaksud.


RD juga berupaya mencari informasi dengan mendatangi kediaman keluarga pihak yang bersangkutan di wilayah Doro. Namun, menurut pengakuannya, upaya tersebut belum membuahkan hasil.


Merasa dirugikan dan tidak memperoleh kejelasan mengenai keberadaan kendaraan miliknya, RD akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pekalongan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Ambanyumili maupun YD terkait laporan dan dugaan yang disampaikan oleh RD. Kasus tersebut kini menunggu proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.(TIM)

Berita Terkait

Buntut Insiden Merah Putih di Seba-Seba, Gabungan Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Nyatakan Siap Berjihad Secara Konstitusional dan Adat
OPINI: Ketika Inspirasi dan Gerakan Menyatu: Resep SDN Waluya 01 Ubah Masa Depan Anak Negeri
Satpol PP Temukan Sejumlah Botol Minuman Saat Operasi Angkringan di Alun-Alun KajenKAJEN, Kabupaten.
Angkringan baju seksi di Depan Kantor wilayah Satpol PP Jadi Sorotan, Warga Harap Ada Penertiban.
Kapolres Pekalongan Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan
LSM Baladaya Tegaskan Biaya Pilkades Dilarang Dibebankan ke Calon, Wajib APBD dan APBDes
AMPUH INDONESIA Kritik surat Kesepakatan pembiyaan Sukarela Biaya Pilkades didesa Sukadarma ,Berpotensi adanya pungli.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektar Kebun Tebu di Kajen
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:58 WIB

Buntut Insiden Merah Putih di Seba-Seba, Gabungan Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Nyatakan Siap Berjihad Secara Konstitusional dan Adat

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:18 WIB

OPINI: Ketika Inspirasi dan Gerakan Menyatu: Resep SDN Waluya 01 Ubah Masa Depan Anak Negeri

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:54 WIB

Satpol PP Temukan Sejumlah Botol Minuman Saat Operasi Angkringan di Alun-Alun KajenKAJEN, Kabupaten.

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:24 WIB

Angkringan baju seksi di Depan Kantor wilayah Satpol PP Jadi Sorotan, Warga Harap Ada Penertiban.

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:21 WIB

Kapolres Pekalongan Hadiri Peresmian Jembatan Perintis Garuda, Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan

Berita Terbaru