Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut danSumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satuberita.Online //Senin, 04 Mei 2026 | 19:17 WIB

Huntara

Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian saat meninjau progres pembangunan hunian bagi penyintas bencana di Sumatera. (Foto: Dok.
Satgas PRR)

Sumatera – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR)
Pascabencana Sumatera terus mempercepat penyediaan hunian layak bagi penyintas
bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya
tersebut menunjukkan progres signifikan, ditandai dengan rampungnya pembangunan
hunian sementara (huntara) sesuai target di Sumut dan Sumbar.

Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Mei 2026, seluruh kebutuhan sebanyak 1.024 unit
huntara di Sumut telah selesai dibangun. Sementara di Sumbar, sebanyak 830 unit
huntara yang direncanakan juga telah rampung seluruhnya.

Di sisi lain, pembangunan huntara di Provinsi Aceh sebagai wilayah dengan dampak
terbesar juga terus menunjukkan progres signifikan. Dari total rencana 18.380 unit,
sebanyak 16.785 unit telah selesai dibangun atau sekitar 91 persen.

Secara keseluruhan, pembangunan huntara di tiga provinsi telah mencapai 18.639 unit
dari total rencana 20.234 unit atau sekitar 92 persen. Pembangunan huntara merupakan
kerja kolaboratif lintas sektor yang melibatkan BNPB, Kementerian PUPR/PKP,
pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai organisasi kemanusiaan dan komunitas.

Seiring dengan tuntasnya pembangunan huntara di sebagian wilayah, Satgas PRR kini
mengakselerasi pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai bagian dari fase rehabilitasi
dan rekonstruksi. Hingga 4 Mei 2026, progres pembangunan huntap di tiga provinsi
tercatat mencapai 4,2 persen, dengan 1.661 unit dalam tahap pembangunan dan 248 unit
telah selesai dari total rencana 39.501 unit.

“Sekarang kita genjot huntap. Semua data kebutuhan huntap, (termasuk) untuk
huntap komunal akan kita serahkan ke Kementerian PKP (Perumahan dan
Kawasan Permukiman) untuk dihitung kebutuhan anggaran, (kemudian) ajukan ke
Menteri Keuangan,” kata Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian dalam keterangannya,
Senin (4/5/2026).

Di Aceh, pembangunan huntap direncanakan sebanyak 29.076 unit. Hingga saat ini,
sebanyak 820 unit berada dalam proses pembangunan dan 104 unit telah selesai, atau
sekitar 2,8 persen. Di Sumatera Utara, dari total rencana 7.601 unit, progres
pembangunan mencapai 407 unit dengan 120 unit telah selesai, setara dengan 5,3
persen. Sementara itu, di Sumatera Barat, dari rencana 2.824 unit, pembangunan telah
mencapai 434 unit dengan 24 unit selesai atau sekitar 15,36 persen.

Selain pembangunan fisik hunian, pemerintah juga memperkuat dukungan melalui
instrumen Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga 4 Mei 2026, penyaluran DTH telah
menjangkau 19.228 penerima di tiga provinsi dengan tingkat realisasi 100 persen. DTH
diberikan kepada penyintas yang memilih menyewa hunian atau tinggal di rumah sanak
famili sembari menanti huntap dibangun. Besaran DTH sebesar Rp600 ribu yang diberikan
selama 3 bulan atau total Rp1,8 juta.

Ke depan, Satgas PRR akan terus mengawal percepatan pembangunan hunian permanen
serta memastikan seluruh penyintas dapat segera menempati tempat tinggal yang aman,
layak, dan bermartabat sebagai bagian dari pemulihan menyeluruh pascabencana.

Penulis : Redaksi

Editor : Hafidz

Sumber Berita: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pohon Johar Tumbang Timpa Kanopi Rumah Warga di Karanganyar Pekalongan
Desa Limbangan Gelar Tasyukuran Sedekah Bumi dengan Gunungan dan Tari TradisionalPekalongan, Minggu (3 Mei 2026) — Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar.
Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”28/04/2026
Wakil Ketua DPRD Pekalongan Diperiksa KPK, Didalami Keterkaitan dengan PT RNB Milik Keluarga Fadia Arafiq
Janji Manis Saat Kampanye, Realisasi Dipertanyakan Setelah Duduk di Kursi DPRD Kabupaten Pekalongan.
RDP Komisi A DPRD Pekalongan Memanas, Utusan BNI Diusir, Camat Paninggaran Nyaris Dikeluarkan
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Gantung Diri  di Kebun Alpukat Karanganyar
Rotasi Kejaksaan Sulsel Bergulir: Tiga Kajari Dilantik, Kajati Naik ke Pusat

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:33

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut danSumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Senin, 4 Mei 2026 - 07:52

Pohon Johar Tumbang Timpa Kanopi Rumah Warga di Karanganyar Pekalongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:12

Desa Limbangan Gelar Tasyukuran Sedekah Bumi dengan Gunungan dan Tari TradisionalPekalongan, Minggu (3 Mei 2026) — Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:04

Instruksi DPP PDIP soal Suara Terbanyak Bikin Panas Internal: Riswadi Buka-bukaan, “Ini Urusan Ruwet”28/04/2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:25

Janji Manis Saat Kampanye, Realisasi Dipertanyakan Setelah Duduk di Kursi DPRD Kabupaten Pekalongan.

Berita Terbaru