LSM Garda Bekasi Temukan Gudang Miras di Pemukiman Warga Cikarang Kota

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUBERITA, ONLINE//BEKASI, Satuberita.online – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Bekasi menginvestigasi sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan dan distribusi minuman keras (miras) di wilayah Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan investigasi yang dilakukan pada Februari lalu tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga yang merasa resah dengan keberadaan gudang miras di tengah pemukiman mereka.

Ribuan Botol Miras Ditemukan

Ketua LSM Garda Bekasi, Andreas Lintang Pratama, mengonfirmasi bahwa pihaknya menemukan ribuan botol miras dari berbagai merek di lokasi tersebut. Gudang ini tepatnya berada di Dusun 1, Kampung Pilar, RT 002/001, Desa Cikarang Kota.

“Kami melakukan investigasi ini untuk memastikan penegakan aturan peredaran minuman beralkohol. Selain itu, langkah ini penting demi menjaga ketertiban umum, terlebih menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Andreas dalam keterangannya pada Senin (9/3/2026).

Langgar Aturan dan Zona Larangan

Andreas menegaskan bahwa pembukaan agen atau toko miras di Indonesia diatur sangat ketat melalui regulasi resmi. Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 20/M-Dag/Per/4/2014, setiap distributor dan pengecer wajib memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lokasi gudang tersebut diduga melanggar aturan zona larangan.

“Penjualan miras tidak diperbolehkan secara sembarangan. Aturan dengan tegas melarang adanya aktivitas perdagangan miras di dekat pemukiman warga, sekolah, tempat ibadah, maupun rumah sakit,” tegas Andreas.

Ancaman Sanksi

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, penjual miras tanpa izin resmi terancam sanksi tegas. Berdasarkan peraturan daerah (perda) setempat, pelaku dapat dikenakan pidana kurungan maksimal 6 bulan atau denda hingga Rp 50.000.000.

LSM Garda Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal temuan ini agar pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di Kabupaten Bekasi.

Penulis : Redaksi

Editor : Hafiz

Sumber Berita: LSM Garda-Bekasi (Katimsus)

Berita Terkait

Senggolan di Gang Sempit Bekasi, Pemotor Jatuh Tercebur ke Kali
Jerigen Liar di SPBU Sinjai: Subsidi Negara Dijarah Terang-Terangan, Aparat Tertidur
Dugaan Penipuan Pengurusan dokumen, Korban rugi puluhan juta
Menebar Berkah Ramadhan, Komunitas PGC Bagikan Sirup Marjan ke Pedagang Kecil di Cikarang
Daftar Kepala Daerah Terseret Korupsi Pasca Pelantikan 2025, Dzoel SB: KPK Kapan Gilirannya Sulsel Utamanya Sinjai?
Pasca-Lebaran 1447 H, Perumda Tirta Raja Agendakan Pengurasan Pipa Massal di Wilayah Bakung
Kasus Hibah PDAM Sinjai Rp 21,9 Miliar Mandek, Warga Tagih Janji Kejari: Mana Keputusannya?
Pedagang Pasar Tumpah Cikarang Keluhkan Dugaan Pemerasan oleh Oknum yang Mengaku dari BUMDes pada Malam Hari

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 05:35

Senggolan di Gang Sempit Bekasi, Pemotor Jatuh Tercebur ke Kali

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:15

Jerigen Liar di SPBU Sinjai: Subsidi Negara Dijarah Terang-Terangan, Aparat Tertidur

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:19

Dugaan Penipuan Pengurusan dokumen, Korban rugi puluhan juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:35

Menebar Berkah Ramadhan, Komunitas PGC Bagikan Sirup Marjan ke Pedagang Kecil di Cikarang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:56

Daftar Kepala Daerah Terseret Korupsi Pasca Pelantikan 2025, Dzoel SB: KPK Kapan Gilirannya Sulsel Utamanya Sinjai?

Berita Terbaru

Uncategorized

Senggolan di Gang Sempit Bekasi, Pemotor Jatuh Tercebur ke Kali

Jumat, 10 Apr 2026 - 05:35