KAJEN –13-juni-2026-. Pemerintah Kabupaten Pekalongan membuka peluang kerja sama dengan investor guna mengembangkan dan menghidupkan kembali kawasan wisata Linggo Asri di Kecamatan Kajen. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi berbagai keterbatasan fasilitas sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata andalan Kabupaten Pekalongan.
Pemkab Pekalongan menilai pengembangan Linggo Asri membutuhkan dukungan investasi karena masih terdapat sejumlah sarana dan prasarana yang perlu ditingkatkan. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain penyediaan jaringan internet (wifi), pembenahan infrastruktur, serta peningkatan fasilitas penunjang wisata agar lebih modern dan nyaman bagi pengunjung.
Objek wisata Linggo Asri selama ini dikenal memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Berada di jalur penghubung Kabupaten Pekalongan dengan Banjarnegara, kawasan wisata alam tersebut menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan berbagai wahana, seperti kolam renang, taman bermain, bumi perkemahan, outbound, flying fox, mini zoo, hingga gardu pandang.
Selain menjadi destinasi rekreasi keluarga, Linggo Asri juga menjadi pusat berbagai kegiatan budaya dan tradisi masyarakat. Salah satu agenda yang rutin digelar adalah tradisi Syawalan Megono Gunungan yang setiap tahunnya mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Dengan adanya kerja sama investasi, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap kawasan wisata Linggo Asri dapat berkembang lebih optimal, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha baru, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Belum lama ini, sejumlah awak media, organisasi masyarakat (ormas), LSM, anggota DPRD, serta pejabat terkait juga mengikuti kegiatan Pers Tour di kawasan Wisata Linggo Asri. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melihat langsung kondisi dan potensi wisata sekaligus mendorong percepatan
pengembangan destinasi unggulan Kabupaten Pekalongan tersebut.
Penulis: Lutfi Hamzah.








