Maju Calon Anggota BPD Sukaraya, Hadiyanto Usung Misi Transparansi Dana Desa

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuBerita, Online//Bekasi – Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukaraya kini tengah hangat diperbincangkan warga. Salah satu figur yang siap membawa perubahan adalah Hadiyanto, atau yang akrab disapa Mas Hadi. Pemuda sekaligus tokoh masyarakat ini resmi maju sebagai calon anggota BPD Sukaraya dengan mengusung komitmen transparansi dan penguatan aspirasi warga.

“Saya ingin menjadi jembatan yang amanah antara masyarakat dan pemerintah desa demi kemajuan kita bersama,” ujar Mas Hadi kepada detikcom, Minggu (17/5/2026).

Demi mewujudkan hal tersebut, Mas Hadi telah menyusun visi dan misi strategis yang berfokus pada keterbukaan publik serta pemberdayaan masyarakat.

Visi: Menuju Tata Kelola Desa yang Transparan dan Aspiratif

Mas Hadi mengusung visi utama yang berpihak penuh pada kepentingan warga, yaitu:

“Menuju Tata Kelola Desa yang Transparan, Aspiratif, dan Berpihak Kepada Kepentingan Warga, serta Menjadi Jembatan Aspirasi yang Amanah antara Masyarakat dan Pemerintah Desa demi Kemajuan Kita Bersama.”

5 Misi Strategis untuk Kemajuan Desa Sukaraya

  • Untuk merealisasikan visi besar tersebut, Mas Hadi telah menyiapkan lima langkah nyata yang mengedepankan fungsi pengawasan dan keterbukaan informasi:

1.Penguatan Fungsi Pengawasan

  • Hadiyanto akan mengawal penyusunan Peraturan Desa (Perdes) agar selalu berpihak pada kepentingan masyarakat.
  • Ia bakal mengawasi kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) secara objektif demi menciptakan pemerintahan yang bersih (clean governance).

2.Penyerapan Aspirasi yang Proaktif

  • Mas Hadi berkomitmen memastikan suara rakyat selalu terdengar dan diperjuangkan dalam Musyawarah Desa (Musdes).
  • Ia akan menyediakan wadah pengaduan warga yang mudah diakses dan direspons cepat melalui media sosial modern (seperti TikTok dan platform digital lainnya).

3.Transparansi Anggaran dan Kebijakan

  • Mas Hadi siap mendorong terbukanya informasi publik terkait pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) agar masyarakat bisa ikut memantau.

4.Sinergi dan Harmonisasi

  • Ia berkomitmen menjalin hubungan kerja sama yang harmonis namun tetap kritis dengan Pemdes demi percepatan pembangunan desa.
  • Hadiyanto berjanji akan selalu peduli dan aktif membaur di tengah lingkungan masyarakat sehari-hari.

5.Pemberdayaan Masyarakat

Ia mendukung penuh program pemberdayaan ekonomi kreatif, merangkul pemuda (Karang Taruna), serta mengupayakan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Sukaraya.

Penulis : Redaksi

Editor : Hafidz

Sumber Berita: Hadiyanto (Mas Hadi)

Berita Terkait

Ibu Rumah Tangga di Batang Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Gadai Mobil Rental, Rp35 Juta Raib
Dapur MBG Kambangan Blado Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Administrasi
WALI MURID KELUHKAN MENU MBG DI TK POS PAUD ANGGREK PESALAKAN, PERTANYAKAN ASPEK GIZI
LSM KCBI: Truk Over Tonase 24 Jam Hilir Mudik, UU Minerba Mati di Meja Stopail Ilegal Muara Enim
Diduga Santri Pondok Pesantren di Pati Mengalami Kekerasan Usai Ketahuan Membawa Jajanan dari Luar
Diduga Terjadi Percobaan Penggelapan Mobil, Pemilik Unit Laporkan Mitra Usaha Ambanyumili ke Polres Pekalongan
Diduga Pengawasan Kecamatan Kurang Optimal, Sejumlah Persoalan Desa di Paninggaran Jadi Sorotan
TIGA PEMBOBOL SDN PEGANDON DITANGKAP POLISI, SATU PELAKU MASIH ANAK DI BAWAH UMUR

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:31

Ibu Rumah Tangga di Batang Diduga Jadi Korban Penipuan Modus Gadai Mobil Rental, Rp35 Juta Raib

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:56

Dapur MBG Kambangan Blado Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Administrasi

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47

WALI MURID KELUHKAN MENU MBG DI TK POS PAUD ANGGREK PESALAKAN, PERTANYAKAN ASPEK GIZI

Senin, 8 Juni 2026 - 14:43

LSM KCBI: Truk Over Tonase 24 Jam Hilir Mudik, UU Minerba Mati di Meja Stopail Ilegal Muara Enim

Senin, 8 Juni 2026 - 10:12

Diduga Santri Pondok Pesantren di Pati Mengalami Kekerasan Usai Ketahuan Membawa Jajanan dari Luar

Berita Terbaru