LSM KCBI: Dana Desa Bukan Bancakan Oknum, Kades Mekarwangi Wajib Diperiksa Kejaksaan

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUBERITA, ONLINE//Bogor – LSM KCBI Cabang Bogor resmi melaporkan Kepala Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor – Pak Omang – ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor. Laporan Pengaduan Masyarakat No. 116/KCBI/PC-BGR/V/2026 itu menyasar dugaan penyelewengan Dana Desa TA 2025 pos Penyertaan Modal BUMDes senilai Rp219.873.800.

Ketua LSM KCBI Cabang Bogor, Agus Marpaung SH, bilang laporan ini bukan tuduhan liar. “Kami turun lapangan, bedah dokumen APBDes, dan cek langsung ke lokasi. Hasilnya? Banyak janggal. Rp219 juta rakyat wajib ada pertanggungjawabannya, bukan raib tanpa jejak,” tegasnya.

LSM KCBI membongkar 4 bom waktu dalam laporan ke Kejari:

Pertama, program ketahanan pangan prioritas Dana Desa diduga fiktif. Tidak ada output jelas, tidak ada manfaat ekonomi ke warga. Anggarannya ke mana?

Kedua, uang penyertaan modal BUMDes Rp219 juta diduga “diakali” buat beli pick-up bekas Rp40 juta. Tanpa perubahan APBDes, tanpa Musdes. Aturan ditabrak.

Ketiga, aset yang katanya dibeli dari modal BUMDes sampai sekarang gaib. Tidak bisa diverifikasi. Laporan beda, realita beda.

Keempat, pemerintah desa + pengelola BUMDes bungkam soal dokumen. Perencanaan, dasar hukum, laporan pertanggungjawaban: nihil. Transparansi mati.

Karena itu LSM KCBI menuntut Kejaksaan Negeri Bogor segera Puldata + Pulbaket Kades Mekarwangi dan pengelola BUMDes. “Asas praduga tak bersalah kami hormati. Tapi uang negara Rp219 juta bukan uang receh. Harus terang-benderang, siapa yang main, siapa yang menikmati,” sentak Agus Marpaung.

Sampai rilis ini tayang, Pemerintah Desa Mekarwangi dan BUMDes belum berani buka suara. LSM KCBI pastikan akan mengawal kasus ini sampai tuntas. “Dana desa untuk rakyat, bukan bancakan oknum. Kalau ada yang main api, siap-siap terbakar,” pungkas Agus. (C),,

Penulis : Redaksi

Editor : Hafidz

Sumber Berita: Warga

Berita Terkait

Pusaran Investasi PT. SBB, Rugikan Milyaran, Dugaan Peran Sosok Kyai Sholeh dan Gus Ulil Menjadi Sorotan
Diduga Guru SD Negeri di Boyolali Lama Tidak Aktif Mengajar, Status yg Masih Tercatat Aktif
Pembangunan Hotel PODOMORO di Dukuh Nambangan, Desa Nyamok, Menuai Polemik
Slogan Integritas vs Realitas Lapangan?, Transparansi Jadi Tanda Tanya di Pekalongan.
Dr. TEGUH SUHARTO UTOMO, S.H., M.H. (Waketum DPN PERADI): KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS DI SURABAYA BERUJUNG DAMAI, ANAK ADVOKAT KONDANG DAN SELURUH PIHAK SEPAKAT TIDAK ADA TUNTUTAN HUKUM
Dari Kos di Wiradesa, Polisi Ungkap Peredaran Sabu Seberat 26,72 Gram
Mobil Hilang dari Garasi Rumah di Sragi, Dua Pelaku Dibekuk Tim Gabungan Polisi
Sukirman Siap Beri Sanksi Desa-desa Bermasalah di Pekalongan, Pungli Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:32

LSM KCBI: Dana Desa Bukan Bancakan Oknum, Kades Mekarwangi Wajib Diperiksa Kejaksaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:58

Pusaran Investasi PT. SBB, Rugikan Milyaran, Dugaan Peran Sosok Kyai Sholeh dan Gus Ulil Menjadi Sorotan

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:33

Diduga Guru SD Negeri di Boyolali Lama Tidak Aktif Mengajar, Status yg Masih Tercatat Aktif

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:21

Pembangunan Hotel PODOMORO di Dukuh Nambangan, Desa Nyamok, Menuai Polemik

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:33

Slogan Integritas vs Realitas Lapangan?, Transparansi Jadi Tanda Tanya di Pekalongan.

Berita Terbaru